IDI Bogor Dapat Bantuan 10.000 APD dari UKM di Tulung Agung Ceklis Satu

IDI Bogor Dapat Bantuan 10.000 APD dari UKM di Tulung Agung

Foto : (Merdekacom)

BOGOR, Ceklissatu.com – Bogor mendapat perhatian khusus dari wilayah lain terkait virus Covid-19. Sebabnya Bogor menjadi salah satu kota dengan pasien positif corona dengan jumlah tidak sedikit.

Dari data yang dikeluarkan pihak Dinas Kesehatan Kota Bogor per hari Senin 30 Maret 2020 pukul 14:00 WIB, terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 18 orang, meninggal dunia 4 orang, dalam pengawasan RS 14 orang.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 654 orang, selesai 224 orang, dalam pemantauan 430 orang.

Sedangkan staus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total berjumlah 46 orang selesai 6 orang, dalam pengawasan RS 29 orang, meninggal 11 orang dalam status PDP, saat ini masih menunggu hasil Lab Swab dari
Litbangkes Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Usaha Kecil Menengah Bantu APD

Foto: Merdekacom

Seperti dilansir dari laman merdekacom, ada sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) konveksi di Tulungagung membuat 10.000 Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis. Rencananya, APD itu akan disumbangkan kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bogor.

Konveksi tersebut membuat 10.000 Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis. Rencananya, APD itu akan disumbangkan kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bogor.

Sehari-hari, UKM dengan brand Tulip Craft itu memproduksi kantong pelembab dan eco-bag untuk kontainer. Namun, dikarenakan pandemi corona merebak di Indonesia, UKM itu memutuskan untuk memproduksi APD, sebagaimana dikutip dari merdekacom dari Antara.

Pemilik UKM Tulip Craft, Iis Rahmawati mengatakan bahwasanya keputusan untuk membuat 10 ribu Alat Pelindung Diri (APD) dilatarbelakangi oleh keprihatinannya terhadap pandemi COVID-19 yang merebak di Indonesia.

Diketahui bersama, dalam penanganan COVID-19 di Indonesia, para tenaga medis kekurangan stok APD. Padahal APD ini sangat berguna untuk melindungi para tenaga medis dari kemungkinan tertular virus corona.

Kurangnya stok APD inilah yang mendorong UKM Tulip Craft di Tulungagung memproduksi APD untuk tenaga medis yang menjadi garda depan penanganan wabah COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Mamik Endarmi selaku penanggung jawab produksi APD yang dilakukan Tulip Craft.

Kini, Iis Rahmawati tinggal di Bogor, Jawa Barat. Bogor sendiri merupakan episentrum kasus COVID-19 di Indonesia. Tidak heran apabila jajaran tenaga medis di Bogor mengalami kekurangan Alat Pelindung Diri (APD). Atas dasar itulah, Iis bersama Mamik Endarmi berinisiatif menyumbangkan APD untuk para tenaga medis di Bogor.

Bahan dan model APD yang diproduksi UKM Tulip Craft telah dikonsultasikan kepada IDI Bogor. IDI Bogor sendiri telah menyetujui contoh APD yang akan disumbangkan kepada mereka.

APD yang diproduksi UKM Tulip Craft di Tulungagung dibuat dari bahan “polypropilene spunbond”. Selama ini, bahan tersebut digunakan oleh Tulip Craft untuk membuat kantong pelembab dan eco-bag yang diekspor ke beberapa negara seperti Amerika, Turki, Jerman, dan Brazil. Dikarenakan saat ini ekspor belum bisa dilakukan, UKM Tulip Craft memilih berfokus untuk membuat APD.

Foto : Merdekacom

Untuk memproduksi APD, UKM Tulip Craft tidak hanya mempekerjakan para pegawainya. Iis dan Mamik mengajak serta sukarelawan penjahit yang bersedia membantu pengerjaan produksi APD. Sampai berita ini ditulis, ada tiga kelompok sukarelawan penjahit yang bergabung.

UKM Tulip Craft sendiri menargetkan produksi APD bisa selesai dalam kurun waktu satu pekan ke depan, atau sekitar awal April 2020. Dikutip dari Antara, ke depan, UKM Tulip Craft juga akan memikirkan untuk memberikan bantuan APD kepada para tenaga medis di Tulungagung.

Sumber : Berbagai Sumber

Editor : Edwin Suwandana

Latest news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

Related news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here