HSN Harus Jadi Resolusi Jihad dalam Ber-NU

  • Whatsapp

BOGOR,  Ceklissatu.com–Majelis Wilayah Cabang Nadhaltul Ulama (MWC NU) Kecamatan Jasinga menggelar Upacara Hari Santri Nasional (HSN) di Pondok Pesantren Raudhatul Falah Al hasanah Jasinga. Upacara HSN tingkat MWC ini diikuti para pengurus MWC NU, unsur pemerintah desa, para alim ulama, tokoh masyraakat dan para santri dari perwakilan pesantren yang ada di jasinga.

Didaulat menjadi Pembina Upacara HSN kali ini, adalah Rois Syuriah PCNU Kab Bogor KH. Bundari Abas yang kebetulan merupakan pimpinan Ponpes Raudhatul Falah Al hasanah.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita menyelenggarakan upacara HSN, dalam rangka meneguhkan komitmen kita dalam mengawal resolusi jihad yang telah dilakukan oleh para kiyai kita terdahulu,” kata KH. Bundari Abas, Jumat  (22/10/2021).

Dalam kesempatan itu juga, KH Bundari Abas mengajak seluruh warga dan pengurus NU untuk secara kolektif menjalankan tiga pilar dalam ber-NU yakni harakah, fikrah dan amaliah. Secara harakah (gerakan) warga dan pengurus NU  harus bergerak sesuai dengan cara NU.

Gerakan NU yang baik adalah gerakan yang selaras dan satu koordinasi dengan keorganisasian NU. Siapapun bisa bergerak untuk NU. Bisa berjuang bersama struktural maupun hanya sebagai kultural.

Secara fikrah (pemikiran) lanjutnya, Nahdlatul Ulama senantiasa mengusung nilai-nilai yang berhaluan pada konsep tasammuh (toleran), tawassuth (moderat), tawazzun (seimbang) dan ‘adalah (adil). Artinya, NU tidak condong pada pemikiran-pemikiran liberal ataupun pemikiran-pemikiran radikal.

Dan, Secara amaliah (cara beribadah) menurutnya, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi Islam yang mengusung ideologi Aswaja serta menjaga kemurnian islam dengan berpegang pada Al-Qur’an, sunah Nabi, dan para sahabat dengan sanad keilmuan yang jelas.

.

“Maka dari itu, HSN ini menjadi momentum kita bersama untuk menjalankan tiga pilar dalam ber-NU yakni harakah, fikrah dan amaliah,” tandasnya.

Sementara itu, ketua HSN MWC NU Jasinga Ade Irawan, mengatakan rangkaian kegiatan dalam rangka HSN di Kecamatan jasinga cukup banyak mulai dari Upacara HSN, lomba Mushabaqol Qirooatul Kutub, dan manaqib qubro.

“Kita berharap dengan tiga kegiatan ini bisa kembali mengisi kerinduan para santri, kiyai akan 3 pilar NU tersebut, sehingga kita bisa bersama-sama kembali menggaungkan islam yang rahmatan lilalamin.” Kata Ade.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *