Hore !! Kota Banjar PPKM Level 2

  • Whatsapp

BANJAR, Ceklissatu.com – Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Banjar, Jawa Barat turun lebel 2 semula level 3. Level PPKM Covid-19 ini berdasarkan Inmendagri Nomor 42 tahun 2021 Tentang Level PPKM yang mencatat Kota Banjar masuk level 2 bersama 11 kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat.

Lantaran Kota Banjar masuk dalam level 2 Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri) Nomor 42 tahun 2021, kini setiap toko wajib memakai aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi ini merupakan aplikasi tunggal untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 di ruang publik.

Nantinya baik karyawan maupun pengunjung toko melalui ponsel dapat mengidentifikasi orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19. Pemilik toko dapat mengunduhnya melalui aplikasi pengunduhan yang tersedia di ponsel seperti Google Play Store. Aplikasi PeduliLindungi ini wajib diterapkan di semua toko termasuk toko modern dan supermarket atau Mall.

Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih menyambut sukacita Kota Banjar menjadi level 2. Tapi Walikota dua periode ini tetap menekankan kepada seluruh pihak agar tetap taat terhadap protokol kesehatan.

“Jangan lengah tetap taat prokes agar Kota Banjar nantinya bisa kembali normal hingga ke level 1,” ucap Ade Uu.

Sementara pemilik toko sembako di jalan Hoegeng/ Jln BKR mengungkapkan belum mengetahui aplikasi PeduliLindungi tersebut. Baik pemilik maupun karyawan toko berharap Satgas Penanganan Covid-19 bisa gencar sosialisasi aplikasi tersebut.

“Apapun program pemerintah akan didukung dan itu merupakan upaya untuk penanganan Covid-19, tidak ada salahnya aplikasi tersebut bisa diberitahu kepada kami cara penggunaannya,” ujar Yudi.

Kerja keras Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) membuahkan hasil hingga Kota Banjar kini berada di status PPKM level 2. Sementara itu hingga Selasa (14/9) ini, Satgas penanganan Covid-19 Kota Banjar mencatat hanya 2 orang saja yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dalam sepekan ini, kasus positif dan kematian akibat Covid-19 di Kota Banjar terus mengalami penurunan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *