Home Industri Kerupuk Padang, Tetap Bertahan Ditengah Pandemi

  • Whatsapp
Usaha pembuatan kerupuk merah atau kerupuk Padang, tetap stabil beroperasi, tidak terpengaruh pandemi Corona. (Photo/trs). Sabtu (4/9/2021).

BOGOR, Ceklissatu.com – Kerupuk merah atau biasa disebut kerupuk Padang, salah  satu jajanan tradisional yang tetap bertahan   di tengah pandemi. Kerupuk Padang merupakan camilan,  yang terbuat dari bahan aci singkong, biasa dijadikan pelengkap makan gado- gado dan ketoprak.

Adang ,35, pengelola home industri kerupuk Padang, di Kampung Kaumpandak, Desa Karadenan, kabupaten Bogor mengaku, setiap harinya, ia memproduksi sekitar 4 kwintal kerupuk Padang. Camilan tersebut dipasarkan  di wilayah Bogor dan Jakarta, dengan harga  Rp. 23.000 per bal.

Bacaan Lainnya

“Produksi kerupuk Padang tetap lancar, tidak terpengaruh pandemi. Yang sulit adalah pemasarannya, karena kita bersaing dengan sesama produsen kerupuk Padang. di Kampung ini ada sekitar 20 home industri kerupuk Padang, “tutur Adang.

Sementara itu, Fitri, 30, karyawan di home industri kerupuk Padang mengatakan, home industri ini sangat membantu ekonomi warga di masa sulit seperti sekarang.

“Kalau lagi ramai pesanan,  saya bisa dapat penghasilan Rp. 100.000 per hari, tapi kalo pesanan lagi sepi cuma dapat Rp. 80.000 per hari,  lumayan buat beli kebutuhan sehari-hari,” tutur Fitri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *