Hendak Menuju Pesantren, Motor Santri Dirampas Debt Collector Bodong

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Kepolisian Resor Bogor mengungkap kasus perampasan kendaraan sepeda motor yang dialami seorang santri di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Sepeda motor tersebut dirampas oleh empat pelaku yang mengaku sebagai debt collector atau mata elang.

Bacaan Lainnya

Kapolres Bogor, AKBP Harun menjelaskan, kejadian itu bermula saat santri tersebut diperintahkan oleh gurunya untuk menjemput santri lainnya di kawasan Mekarsari, Cileungsi. Namun saat menuju pesantren di Gunungputri, kendaran itu dipepet oleh pelaku.

“Ada empat pelaku yang terlibat. Pelaku tersebut meminta korban untuk berhenti di pinggir jalan kemudian korban dipaksa menandatangani surat penyerahan kendaraan tanpa logo surat alias bodong,” jelas Harun, Jumat (23/7/21).

Karena diancam, akhirnya korban menyetujui untuk menandatangani surat bodong tersebut dan sepeda motor dibawa oleh para pelaku.

“Kendaraan yang dibawa pelaku itu kemudian digadaikan kepada salah satu tempat pegadaian di daerah Tapos dengan harga Rp1,5 juta yang duitnya dibagikan ke semua pelaku,” ungkap Harun.

Empat pelaku tersebut di antaranya adalah ST, DS, CHM, dan TSM. Kata Harun, para pelaku ini biasa beroperasi dengan modus yang sama di wilayah Tangerang, Cileungsi, dan Gunungputri.

“Tiga pelaku sudah kami amankan, sementaranya satu pelaku berinisial ST masih DPO,” kata Harun.

“Para pelaku kami jerat dengan Pasal 368 tentang perampasan dan penipuan juga penggelapan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,” tandas Harun.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *