Hariz Azhar : Sertifikat HGB Sentul City Diduga Palsu

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Pihak rocky Gerung (RG)mempertanyakan berkas yang dimiliki oleh pihak PT.Sentul City yanh diduga palsu.

Rocky Gerung mengatakan dirinya tinggal di Kampung Gunung Batu Kidul, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang sejak tahun 2009.”saya tinggal tahun 2009, ditanami cemara dengan ukuran 20 Cm, yang kini sudah hampir 20 meter, tiba-tiba datang surat somasi, yang mengklaim tanahnya, kan aneh,”jelasnya

Bacaan Lainnya

Dirinya bersama sejumlah wargapun menerangkan menolak isi dari somasi yang diberikan pihak PT.Sentul City.

“Kita semua disini mempertahankam hak saya, warga, dan hak hak bernyawa seperti semut, dan menjaga ekosistem lainnya, disini kita sama-sama membuka kejahatan pihak Sentul city yang merebut hak hampir 90 warga Desa Bojong Koneng,”tegasnya

Sementara itu, pengacara Rocky Gerung, Hariz Azhar, menuturkan bahwa tanah legalitas rocky Gerung kuat keapsahannya. “Klo untuk legalitasnya kuat pastinya, yang menguasai fisik pun dia Rocky Gerung dan didapatnya dari mananyapun cukup jelas,”bebernya

Tanah garapan inipun seharusnya dioakai fungsinya bukan merusak ekosistem yang ada, dirinyapun mempertanyakan keapsahan sertifikat HGB yang dimiliki PT.Sentul City yang diduga Palsu.”HGB pihak sentul City diduga palsu, buka cerita baru lagi BPN keluarkan seperti itu, urusan kita saat ini dengan kemetrian Agraria,bukan lagi dengan Kabupaten Bogor,”tutupnya.

Sementara itu, PT Sentul City Tbk (SC) menjelaskan kronologi hingga terbitnya sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 2411 dan 2412 oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor melalui proses yang legal. Semua prosedur telah dilalui sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

David menjelaskan pihaknya sejak memperoleh Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) tahun 1994 telah mengelola lahannya dengan baik antara lain dengan bekerjasama masyarakat.

Terkait masalah oper alih garap yang dilakukan Rocky Gerung (RG) dengan membeli lahan dari Andi Junaidi, SC menyayangkan dan mengaku prihatin. Karena sudah beberapa kali Andi telah menjual belikan lahan milik SC. Bahkan Andi pernah tersandung masalah hukum yakni menjadi terpidana kasus jual beli tanah dan pemalsuan surat. Andi di putus terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dalam putusan PN Cibinong nomor 310/Pid.B/2020/PN Cbi tahun 2020.

“Yang Membuat kita prihatin pak RG rupanya telah kerjasama dengan orang yang salah,” jelasnya.

David menambahkan langkah SC melakukan pengamanan lahan karena SC melakukan corporate action. SC sedang mengembangkan lahan sesuai rencana pengembangan yang ada dalam master plan yang telah disahkan Pemkab Bogor.

David menjelaskan di area bersertifikat HGB atas nama SC dulu adalah area bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT. Perkebunan XI.

PT Sentul City Tbk memperolehan hak dengan melalui perizinan sebagai payung/dasar hukum diantaranya :Izin Prinsip dari Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Bogor , Surat Keputusan dari Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Prop. Jawa Barat , tentang Persetujuan Izin lokasi dan pembebasan tanah.

Sampai terbit 2 buah sertipikat HGB di atas dua bidang tanah di Desa Bojong Koneng atas nama SC

David mengungkapkan, pada HGB inilah yang didalamnya terdapat sejumlah bangunan liar tidak berizin salah satunya diklaim Rocky Gerung.

“Jika melihat legalitas SC sudah jelas dan lugas dan bisa diuji bahwa SC adalah pemilik yang sah atas bidang tanah tersebut berdasarkan UUPA Nomor 5 Tahun 1960,” papar dia.

“Jadi kami sangat prihatin terhadap apa yang terjadi kepada Bapak Rocky Gerung yang telah memperoleh tanah dari orang yang tidak benar.” tambahnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *