Hari Pertama Vaksinasi Booster, Kota Bogor Prioritaskan Lansia

Hari pertama vaksin booster di kota bogor (istimewa)

BOGOR, Ceklissatu.com – Penyuntikan vaksin dosis tiga atau booster Covid-19 dilaksanakan secara serentak di Kota Bogor, Kamis (13/1/2022).

Vaksinasi yang diprioritaskan untuk Lansia dan warga yang mengalami komorbid diselenggarakan di 25 Puskesmas dan 68 kelurahan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menuturkan, vaksinasi booster akan dilaksanakan secara bertahap sesuai urutan prioritas dan ketersediaan vaksin.

Saat ini, vaksin booster sasarannya adalah lansia, kelompok masyarakat rentan (orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang menyebabkan daya tahan/imunitasnya rendah) dan pelayan publik.

“Hari ini hingga tanggal 15 Januari difokuskan untuk Lansia dan tanggal 14-15 Januari pelayan publik seperti ASN, TNI, dan Polri,” ucap Retno usai meninjau vaksinasi Lansia di Puskesmas Semplak.

Untuk saat ini ketersediaan vaksin AstraZeneca di Kota Bogor sebanyak 23.000 dosis. Berdasarkan ketersediaan vaksin di Kota Bogor tersebut, vaksin booster untuk Lansia dilaksanakan di 25 Puskesmas dan 68 kelurahan.

“Pendataan dilakukan di wilayah. Informasi mengenai jadwal dan lokasi vaksin bisa didapatkan melalui puskesmas atau kelurahan setempat,” jelasnya.

Sedangkan pendaftaran untuk pelayan publik secara kolektif per instansi dan akan dijadwalkan oleh Dinkes Kota Bogor.

“Vaksinasi booster berikutnya dijadwalkan sesuai ketersediaan vaksin,” kata Kadinkes.

Syarat vaksinasi booster berusia di atas 18 tahun telah mendapat vaksin dosis 1 dan 2. Jarak antara vaksin dosis 2 dan booster adalah 6 bulan.

“Per tanggal 12 Januari 2022, jumlah sasaran yang sudah dapat diberikan vaksin booster sebanyak 112.349 orang dengan rincian lansia 34.698 orang, petugas publik dan masyarakat umum 77.651 orang,” sebut Retno.

Peserta vaksin booster harus membawa kartu vaksin atau sertifikat vaksin dosis 2 untuk memastikan bahwa jarak dosis 2 sudah lebih dari 6 bulan. Peserta juga dapat memeriksa status vaksinasinya pada aplikasi Peduli Lindungi.

“Alur pelayanan vaksinasi booster sama dengan vaksinasi Covid-19 primer dosis 1 dan 2. Sebelum menerima vaksin booster sasaran harus melalui skrining terlebih dahulu sesuai dengan kartu kendali dosis booster. Setelah vaksinasi, peserta akan diobservasi selama 15 menit,” katanya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Tanah Sareal, Masayu Rubianti menjelaskan, untuk hari ini penyuntikan vaksin booster sasaran pelayan publik dilakukan di Puskesmas Tanah Sareal dan sasaran Lansia dilakukan di Kelurahan Tanah Sareal.

“Untuk lansia ada sekitar 700 sasaran. Pelaksanaannya mulai dari hari ini hingga Sabtu, kita bagi per RW. Hari ini RW 1 dan 2, RW 3, 4 dan 5 besok. Sisanya 6 dan 7 Sabtu,” ujarnya.

Sementara untuk sasaran pelayan publik ASN hari ini ada sekitar 84 sasaran yang berasal dari Bappeda, BKAD, BKPSDM dan Asisten Pemerintahan, menghabiskan sisa dosis Pfizer.

“Infonya untuk ASN dan pelayanan publik lainnya mulai besok di 4 sentra vaksin. Targetnya selama 3 hari ini selesai karena minggu depan mulai dosis 2 usia 6-11 tahun,” jelasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *