Hari Pertama Pemeriksaan STRP, Penumpang KRL di Stasiun Bogor Sepi

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Satu persatu calon penumpang KRL Commuter Line yang hendak masuk ke Stasiun Bogor diperiksa petugas. Calon penumpang harus menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau keterangan kerja dari tempat mereka bekerja di sektor kritikal atau esensial.

Sebab, hari ini Senin (12/7/2021) merupakan hari pertama pemeriksaan STRP untuk pekerja kritikal dan esensial di Stasiun Bogor.

Bacaan Lainnya

Di Stasiun Bogor, terpantau cukup lengang, banyak calon penumpang yang tidak bisa naik KRL karena tidak bisa menunjukan STRP kepada petugas. Bagi mereka yang tidak bisa menunjukan identitas tersebut maka tidak diperkenankan masuk ke dalam stasiun.

Kondisi itu membuat suasana di Stasiun Bogor nampak lengang jika dibandingkan dengan awal pekan sebelumnya. Sebelum pemberlakukan pengecekan STRP.

Sementara, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, bahwa pemeriksaan STRP bagi pekerja kritikal dan esensial ini diberlakukan di semua stasiun KRL selama masa PPKM Darurat.

“Kami lakukan pemeriksaan surat-surat sesuai dengan surat edaran dari Kemenhub Nomor 50 dimana pengguna jasa Commuter Line harus bisa menunjukan salah satu STRP atau surat keterangan dari tempat bekerja mereka dari perusahan, instansi atau Pemda setempat mulai hari ini,” ujar Anne.

Pemeriksaan tersebut dilakukan di semua stasiun selama jam operasional KRL Commuter Line. Dari hasil pemantauan sementara sampai pukul 07.00 WIB jumlah penumpang KRL hanya 23.000 yang berarti jauh menurun dibanding pekan sebelumnya.

“Artinya memang penurunannya hampir 50 persen, jika dibandingkan PPKM sebelumnya jauh lebih menurun lagi. Jadi kita lihat tujuannya memang mengurangi mobilitas dan mengutamakan mereka yang harus keluar rumah. Yang diijinkan yakni mereka yang bekerja di perusahan yang bergerak di sektor kritikal dan esensial,” pungkasnya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *