Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, Omset Pedagang Turun

Harga minyak goreng masih tinggi di Cianjur (Eronsyah/ceklissatu)

CIANJUR, CEKLISSATU – Harga minyak goreng dibeberap pasar tradisional di Kota Cianjur masih tinggi. Salah satunya, do Pasar Muka, Kelurahan Muka,Kecamatan Cianjur, Kota Cianjur, Jawa Barat. Awal mula harga Rp.26 ribu per liternya kini menjadi Rp.41 ribu perliternya, Kamis (13/01/22).

Ujang (35) salah seorang pedagang minyak goreng mengatakan kenaikan ini sudah terjadi sejak bulan Desember 2021 lalu.

“Kalau naik minyak goreng udah sejak bulan Desember pak naiknya sedikit-sedikit sampai sekarang Rp.41 ribu,” ujarnya.

Ujang mengeluhkan dengan naiknya harga minyak goreng curah dan kemasan ini, dirinya mengaku omsetnya menurun 35 persen akibat pembeli berkurang.

“Kalau penyebabnya saya kurang paham pak tapi selama naik ini omset jadi menurun pak 35 persen karena pembeli menurun,”tuturnya.

Sementara itu tingginya harga Minya goreng ini dikeluhkan Yanto (35) pedagang nasi goreng keliling, dirinya mengatakan selama minyak goreng naik nasi goreng yang ia jual harganyapun ikut dinaikan dari Rp. 10 ribu per porsi kini menjadi Rp.13 ribu per porsi.

“Sebenarnya sih gak mau pak saya naikan harganya tapi karena harga minyak goreng naik sampai Rp. 41 ribu ya jualan saya juga saya naikan yang biasanya Rp.10 ribu sekarang jadi Rp. 13. Ribu per porsi,” tuturnya.

Pria asal Brebes yang sudah tinggal di Cianjur sejak 2009 ini mengaku sering dikeluhkan para pelanggannya akibat naiknya harga nasi goreng yang ia jual. Namun lanjut Yanto selama minya goreng naik tidak malah membuat sepi pembeli.

“Ada juga sih pelanggan ngeluh kok jadi naik sekarang tapi saya jelasin Alhamdulillah mereka mengerti dan Alhamdulillah juga pak gak berpengaruh ke pelanggan masih ramai aja,” ungkapnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *