Ganjil Genap Pada Hari Kerja Dinilai Kurangi Mobilitas Warga

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor membatasi mobilitas warga melalui pemberlakuan kebijakan ganjil genap yang baru diterapkan pada hari kerja dimulai pada Senin lalu (26/7/2021).

Dalam pemberlakuan kebijakan ganjil genap tercatat ada ribuan kendaraan setiap hari diputar balik oleh petugas gabungan, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Bacaan Lainnya

Secara bergantian petugas gabungan melakukan penyekatan di titik check point yang tersebar di Kota Bogor selama 24 jam.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pada evaluasi ganjil genap pada hari kerja ada ribuan kendaraan diputar balik.

“Hasil kami di lapangan rata-rata dalam satu hari itu bisa mencapai sekitar 8.000 hingga 10.000 kendaraan yang kita putar balik, karena kegiatan ini dilaksanakan di delapan titik selama 24 jam,” kata Susatyo, saat memantau check point di Jalan Veteran, Jumat (30/7/2021).

Susatyo menambahkan, dari hasil pantauan diseluruh check point yang ada, tercatat jumlah volume kendaraan sudah jauh berkurang jika dibandingkan tanpa pemberlakukan kebijakan ganjil genap.

“Alhamdulillah memang area-area yang biasanya cukup padat itu sudah berkurang. Sekali lagi ini adalah gerakan disiplin masyarakat untuk menahan diri satu hari, jadi kami membantu agar masyarakat memilah hari untuk keluar rumah,” tambahnya.

Diketahui, selain pemberlakuan kebijakan ganjil genap pada check point. Namun kali ini aturan ganjil genap diperluas, bahkan tempat parkir pun memberlakukan kebijakan ganjil genap.

Lebih lanjut, Susatyo menegaskan, pihaknya sudah menyampaikan kepada para juru parkir di pasar-pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor agar mengimbau kepada pengguna kendaraan yang diperbolehkan parkir hanya kendaraan yang sesuai tanggal pada aturan ganjil genap.

“Sehingga dalam seminggu ini di jalanan dipusat-pusat perdagangan, pasar tradisional tidak terjadi kepadatan dan masyarakat Kota Bogor bisa disiplin. Sehingga kita berharap perkembangan angka positif menurun,” pungkasnya.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *