Dugaan Penyelewengan Dana BOS, 6 Orang K3S Dijebloskan ke Paledang

BOGOR, Ceklissatu.com – Pasca ditetapkannya JRR sebagai tersangka dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar 17 milliar. Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Jawa Barat menahan 6 orang tersangka lainnya dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Selain itu, petugas menyita uang pengembalian sebesar Rp 75 juta rupiah dan satu unit mobil. Keenam tersangka tersebut, berinisual BS, GN, DD, SB,DD, dan WH.

“Keenam tersangka sudah dimasukan kedalam Lapas Paledang selama 20 hari,” ungkap Bambang Sutrisna Kepala Kejari Kota Bogor, kepada awak media, Kamis (23/07/2020).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, peran para tersangka yaitu masing-masing selaku ketua K3S jenjang Sekolah Dasar tingkat Kecamatan yang ada di Kota Bogor. Dimana perbuatan dilakukan secara bersama-sama dengan ketua K3S jenjang SD tingkat Kota Bogor dan JRR selaku penyedia percetakan naskah soal, harga cetak yang terdapat dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

“Seharusnya dibuat oleh sekolah masing-masing dengan melibatkan komite sekolah dan dewan guru. Namun hal tersebut, tidak dilakukan karena ada peran dari K3S dan JRR selaku penyedia percetakan naskah soal. Total nilai kontrak dari kegiatan tersebut dari tahun 2017 sampai 2019 adalah sebesar Rp 22.098837000 dari berdasarkan hitungan harga wajar menurut ahli pada Irjen Kemendikbud RI adalah Rp 4.413999172 ditambah kegiatan lain yang diperhitungkam sebesar Rp 494.718.000.

“Sehingga atas penghitungan terdapat kerugian negara sebesar Rp. 17.189.9191828,”tegasnya.

Penulis: Ayatullah

Editor: Edwin Suwandana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *