Dua Bulan, Tim Pemulasaraan Kota Bogor Makamkan 121 Jenazah Covid-19

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Selama dua bulan terakhir atau awal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 3 Juli 2021 lalu hingga kini, Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Kota Bogor telah menangani ratusan kasus kematian warga akibat Covid-19.

Tercatat sejak awal Tim Pemulasaraan dibentuk hingga bulan akhir Agustus 2021, ada sebanyak 121 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 yang ditangani oleh Tim Pemulasaraan.

Ketua Koordinator Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengatakan, meski pada Juli kasus meninggal karena Covid-19 cukup tinggi, kondisi tersebut mulai membaik pada Agustus ini.

Ia mencatat, sejak awal Juli hingga 26 Agustus kemarin, pihaknya sudah menangani sebanyak 121 jenazah Covid-19. Sebanyak 111 di antara terjadi pada periode Juli dan pada Agustus hanya sekitar 10 jenazah.

“Berdasarkan jumlah itu tentunya menunjukkan kasus Covid-19 di Kota Bogor berangsur membaik,” kata Rino, Selasa (31/8/2021).

Ia juga memastikan, ketersediaan liang lahat khusus jenazah Covid-19 masih mencukupi.Begitu juga dengan ketersediaan peti jenazah Covid-19 yang memadai.

“Liang lahat ada sekitar 10 lubang lebih yang belum terisi. Sementara untuk peti jenazah juga aman, ada sekitar 250 sampai 300 peti jenazah Covid-19 di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor,” ungkapnya.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyediakan empat tempat pemakaman umum (TPU) khusus bagi pasien Covid-19.

Empat TPU tersebut yakni TPU Gunung Gadung di Kecamatan Bogor Selatan, TPU Situ Gede di Kecamatan Bogor Barat, TPU Mulya Harja di Kecamatan Bogor Selatan, dan TPU Kayumanis di Kecamatan Tanah Sareal.

Wulan
Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *