Dompet Dhuafa Bersama Kapital Boost Galang Dana Bangun RS Container

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Meningkatnya jumlah pasien virus Corona di Indonesia membuat rumah sakit penuh dalam merawat pasien wabah Corona. Melalui platform Kapital Boost, Dompet Dhuafa menginisasi fasilitas kesehatan berupa Rumah Sakit (RS) Container untuk penanganan pasien virus corona (Covid-19) di RS RST Dompet Dhuafa, Parung, Bogor.

“Merebaknya wabah Corona (Covid-19) ini membuat Rumah Sakit yang menangani pasien wabah corona penuh. Kita tidak tahu kedepannya bila terjadi outbreak. Ledakan jumlah pasien bisa jadi semakin besar. Maka sangat dibutuhkan penambahan ruangan Rumah Sakit yang fungsinya sebagai tempat transit bagi orang-orang atau pasien-pasien yang suspect Covid-19, yaitu ODP dan PDP,” ucap drg. Imam Rulyawan, selaku Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa.

Bacaan Lainnya

Penggalangan dana untuk RS Container Dompet Dhuafa dihimpun melalui Platform Kapital Boost yang Merupakan platform peer-to-peer pembiayaan syariah untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) di Singapura, Indonesia dan Malaysia untuk mendapatkan modal kerja dari para pendana global. RS Container COVID-19 yang akan didirikan oleh Dompet Dhuafa terdiri atas 10 rangkaian dan difungsikan sebagai ruang isolasi, bersifat portable, ramah lingkungan, proses pembuatan cepat dan tahan lama.

“Selain itu juga sebagai layanan isolasi darurat pasien. Kebutuhan RS Container sangat vital untuk ruang isolasi, perawatan yang lebih lanjut maupun laboratorium. Oleh karena itu, kami butuh anda untuk melengkapi kebaikan, RS Container solusi bagi negeri,” katanya

Dengan adanya RS Container tersebut, Dompet Dhuafa mengharapkan akan semakin menambah harapan sehat pasien Corona (Covid-19). Selain itu, diharapkan pasien dapat tertangani dengan baik dan maksimal. Sehingga angka kematian dan penularan virus corona bisa segera teratasi. RS Container merupakan salah satu solusi cepat dan tepat untuk Covid-19 di tengah terbatasnya ruang isolasi yang tersedia di Indonesia.

Penulis: Ayatullah

Editor: Edwin Suwandana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *