Djoko Pitoyo Jadi Saksi Kasus OTT Mantan Sekdis DPKPP Ceklis Satu

Djoko Pitoyo Jadi Saksi Kasus OTT Mantan Sekdis DPKPP

BANDUNG, Ceklissatu.com – Sidang lanjutan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, tanggal 3 Maret 2020 lalu, kembali disidangkan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung.

Sidang sendiri mengagendakan saksi-saksi yang kali ini menghadirkan mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas DPKPP, Djoko Pitoyo, Jum’at (03/10/2020).

Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Rifandaru ini, untuk menghadirkan saksi-saksi yakni mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas DPKPP, Djoko Pitoyo, yang dihadirkan untuk menjadi saksi, Jum’at (02/10/2020).

Djoko Pitoyo dalam keterangannya dipersidangan mengatakan, bahwa wewenang DPKPP jika di kaitkan tentang penerbitan izin Hotel di Cisarua hanya sebatas rekomendasi, untuk pengurusan izin berada pada wewenangnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Sesuai dengan alur pengurusan perizinan bangunan, pemohon harus terlebih dahulu mendatangi DPMPTSP untuk IPPT, nanti DPMPTSP lah yang akan memberikan acuan harus kemana si pemohon jika ingin Izin Mendirikan Bangunan (IMB) nya terbit, misalnya dalam kasus ini adalah Hotel Cisarua yang akan dibangun dengan ketinggian bangunan lebih dari 12 meter maka harus mengurus Rekomendasi Ketinggian Bangunan (RKB) di DPKPP”. Ungkap Djoko.

Ketika kuasa hukum terdakwa dalam kasus ini yaitu LBH Bara JP yang dikomandoi oleh Dinalara Butarbutar dan Pasaribu menanyakan terkait wewenang siapa hingga RKB bisa terbit.

“Ada team teknis independent yang dinamakan Team Ahli Bangunan Gedung (TABG) yang memiliki wewenang untuk menilai dan memberikan pandangan apakah sudah bisa diterbitkan RKB dan berlanjut ke PDRT atau harus ada kelengkapan lain yang harus dipenuhi oleh pemohon, walaupun ada intervensi dari siapapun termasuk Sekdis tidak akan bisa melampaui kewenangan TABG”Jawab Djoko.

Dalam sidang kali ini, saksi kembali menolak point yang ada dalam BAP saat Kuasa Hukum terdakwa membuka adanya pernyataan saksi yang menyatakan bahwa ketika penyidik di Polres Bogor memeriksanya menunjukan surat RKB yang ditandatanganinya dengan adanya paraf dari Kasie, Kabid dan Sekdis.

“Saudara saksi, dalam BAP saudara terdapat pernyataan bahwa saudara ditunjukkan bukti RAB yang sudah ditandatangani saksi dan di paraf Kasie, Kabid dan Sekdis apakah itu benar?”. Tanya Dinalara.

Djoko menjawab bahwa dia tidak pernah ditunjukkan surat yang berparaf Kasie, Kabid dan Sekdis saat dirinya diperiksa di Polres Bogor tanggal 10 Maret 2020 tapi hanya ditunjukkan berkas RAB yang hanya di tandatangani dirinya.

“Yang ditunjukkan kepada saya saat bersaksi di Polres Bogor adalah berkas RAB yang hanya saya tandatangani, berkas yang ada parafnya saya minta kepada bagian arsip DPKPP setelah perkara ini ramai di media, jadi saya pertegas saat diperiksa di Polres Bogor saya ditunjukkan berkas yang tidak ada parafnya”. Jawab dirinya yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pembangunan Setda Kabupaten Bogor ini.

Hakim Ketua, Rifandaru ikut bertanya kepada saksi terkait pernyataan dalam BAP yang benar atau keterangan saksi dalam persidangan.

“Jadi saudara saksi memilih yang benar keterangan saksi di BAP atau yang sekarang di persidangan, kalau tidak sama dengan BAP kita coret BAP nya”. Tanya Rifandaru.

Saksi sebelum hakim menskors jalannya sidang untuk melaksanakan sholat Jum’at menjawab dengan tegas bahwa saksi memilih keterangan dipersidangan dan menolak keterangannya dalam BAP.

“Keterangan dipersidangan ini yang benar yang mulia”. Pungkas Djoko Pitoyo.

Penulis: Teguh Walinsa
Editor : Daus

Latest news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

Related news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here