Ditinggal Pusat, Pemprov Jabar Pasang Badan Bantu Vaksinasi Kabupaten Bogor

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan kunjungan kerja di RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2020).Ceklissatu.com/Dwi Susanto

BOGOR, Ceklissatu.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan jika Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan oleh pemerintah provinsi dalam program percepatan Vaksinasi Covid-19.

Terlebih, setelah wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 5,8 juta jiwa ini dikeluarkan dari aglomerasi Jabodetabek karena dianggap lambat dalam mencapai target vaksinasi.

Bacaan Lainnya

“Jumlah masyarakat di Kabupaten Bogor setara dengan Provinsi Sumatra Barat, jika Sumatera Barat dipimpin 1 Gubernur dan 19 Bupati dan Wali Kota, sementara di Kabupaten Bogor, hanya dipimpin satu orang Bupati. Ini yang menjadi prioritas kami untuk terus mendorong percepatan vaksinasi,” kata Emil.

Kabupaten Bogor dikeluarkan dari aglomerasi Jabodetabek karena dinilai tidak mampu memenuhi kriteria pemerintah pusat dalam menerapkan aturan PPKM Level 2 di wilayah tersebut.

Emil memastikan jika pemerintah provinsi ikut mendorong percepatan Vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor.

Dia mengaku memahami kondisi di wilayah Kabupaten Bogor yang capaian vaksinasi nya masih di bawah 40 persen.

“Kita akan terus dorong, tidak hanya dengan pasokan vaksin melainkan juga vaksinator nya. Insya Allah hingga akhir Bulan Desember akan mencapai target yang telah diberikan yakni 70 persen,” tegas Emil.

Diketahui, usai dikeluarkan dari aglomerasi Jabodetabek, Kabupaten Bogor mendapatkan sorotan dari pusat. Dimana Presiden Jokowi memerintahkan langsung jajaran TNI dan Polri untuk andil langsung memfokuskan diri mempercepat vaksinasi di wilayah ini.

Pasukan tenaga kesehatan dari aparat itu teranyar datang dari jajaran TNI Angkatan Laut.

Diterima di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis 21 Oktober 2021, para nakes tersebut disebar ke wilayah-wilayah pelosok di Kabupaten Bogor.

“Dari Korem ada sekitar 5 sampai 7 tim yang disiapkan, lalu ada 110 dari 110 dari TNI AL, dan 88 tenaga dari mahasiswa Mahawarman Bandung,” ungkap Danrem 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *