Diterjang Luapan Air Sungai Cibuni, Jembatan Penghubung Dua Desa Ambruk

CIANJUR, CeklisSatu.com – Jembatan gantung penghubung dua desa yakni Desa Neglasari, Kecamatan Kadupandak dan Desa Sukamahi, Kecamatan Cijati ambruk akibat diterjang luapan air sungai Cibuni, Senin (29/11/21). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akses prioritas warga ini terputus dan terpaksa mencari jalan lain yang jaraknya cukup jauh.

“Jembatan gantung ini ambruk penghubung dua desa dan kecamatan Cijati dan Kadupandak akibat hujan deras sejak kemarin sore sehingga air Sungai Cibuni meluap menggerus pondasi jembatan,” ujar Kepala BPBD Cianjur Muhammad Fattah Rijal.

Bacaan Lainnya

Muhammad Fattah menjelaskan, jembatan dengan panjang 150 meter dan lebar 120 Centimeter pada tahun 2017 sudah pernah di renovasi. Namun, seiring waktu berjalan pondasi jembatan tidak mampu menahan derasnya air sungai Cibuni.

“Jembatan ini sudah di renovasi 2017 lalu namun derasnya air sungai membuat pondasi di dasar sungai terus tergerus derasnya air sungai Cibuni,” ungkapnya.

Masih kata Muhammad Fattah, pihaknya akan berkoordinasi Dinas PUPR untuk memperbaiki jembatan gantung yang merupakan akses warga yang paling terdekat untuk menuju pusat kecamatan.
BPBD Cianjur juga nanti akan mengangkat jembatan yang sudah berada di dasar sungai agar tidak menghambat aliran sungai namun menunggu air sungai kembali normal.

“Nanti kami berkordinasi dengan dinas terkait untuk kembali memperbaiki jembatan gantung ini dan kami nanti juga akan mengangkat jembatan yang sudah berada di dasar sungai agar aliran sungai tidak terhambat namun menunggu air sungai normal,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *