Diduga Membahayakan, Pemdes Tajur Paksa Tutup Galian Ilegal Milik PT.TBU

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Pemerintah Desa Tajur Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, mendesak pengelola Penambangan tanah ilegal di Kampung Tajur ditutup. Pasalnya keberadaan penambangan tersebut sangat membahayakan pengguna jalan dimusim penghujan.

Kades Tajur Ade Safrudin mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada pengelola penambangan tanah yang tak lain merupakan PT.Tajur Bhakti Utama (TBU) untuk segera menghentikan aktifitas penambangan galian tanah yang membahayakan warga dan pengguna jalan.

Bacaan Lainnya

“Harus ditutup, apalagi musim hujan kaya gini, dampaknya sangat merugikan warga,”tegasnya.

Adanya galian tersebut, Ade menjelaskan baru mengetahui sekitar seminggu yang lalu, atas laporan sejumlah warga yang resah dengan aktifitas tersebut. ‘Ada laporan warga, kita tindak lanjitu dengan melayangkan surat, dan sudah direspon oleh pihak pengelola galian yang tak lain PT.TBU,”bebernya.

Melihat isi balasan surat tersebut, pemerintah desa heran, bahwa PT.TBU mengklaim akfititas pertambangan tersebut diizinkam warga.

“Kita saja sebagai pemerintah desa aja tidak ada yang namanya mengizinkan, pihak pengelola juga bilangnya tidak mengganggu pengguna jalan, padagal kita tahu semua, bahwa jalan di Desa Tajur sangat sempit, bukan untuk kendaraan besar seperti pengangkut tanah,”katanya.

Dalam sehari, Kades menjelaskan truk bermutaan tanah melewati jalan raya Desa Tajur, bisa sepuluh unit, namun pihaknya menduga masih banyaknya lagi kendaraan pengangkut tanah bila tidak ada tindak lanjut dari penegak perda. “Kita sudah koordinasi dengan Satpol pp sebagai penegak perda, untuk segala melakukan tindakan tegas kelokasi aktifitas penambangan tanah ilegal yang sangat merugikan warga,”ucapnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *