Defisit Rp594 Miliar, Pemkab Bogor Tiadakan ADD dan Hibah Guru Honorer Tahun Depan

  • Whatsapp
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan (Erul/Ceklissatu.com)

BOGOR, Ceklissatu.com – Anggaran Dana Desa (ADD) dan Hibah Guru Honorer menjadi beberapa sektor yang masuk dalam rencana pemangkasan Pemkab Bogor untuk menutup defisit anggaran pada RAPBD 2022.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, pemangkasan itu harus dilakukan. Sebab, Pemkab Bogor tak ingin lagi melakukan peminjaman uang untuk menutup defisit tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ya mungkin akan ada penundaan ADD dan hibah guru honorer ya di tahun 2022. Terlebih untuk guru honorer sebelumnya Pemkab Bogor juga sudah merekrut sekitar 1.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru,” ungkap Iwan usai paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (25/11/21).

Menurutnya, pemangkasan tersebut sudah dibahas dalam rapat internal dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Dua hari kemarin kita sudah membedahnya, defisit masih sebesar Rp594 miliar. Ini harus kita lakukan, apalagi sebelumnya kita juga sudah melakukan refocusing anggaran dibeberapa dinas, seperti Dinas Pendidikan sudah kita pangkas Rp30 Miliar, lalu Dinas PUPR kita pangkas Rp200 Miliar sesuai arahan dewan,” jelas Iwan.

Selain pemangkasan, Iwan menyebut jika Pemkab Bogor juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menutupi defisit tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *