Darurat, 112 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Kabupaten Bogor

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor mengungkap sebanyak 112 kasus kekerasan terhadap anak terjadi dalam kurun waktu satu tahun.

“Ya ada 112 kasus yang kami tangani, dengan rincian pengaduan langsung 45 kasus, pengaduan dan pemantauan online 50 kasus, dan temuan di lapangan sebanyak 17 kasus,” kata ketua KPAD kabupaten Bogor, Jopie Gilalo, Kamis (11/11/21).

Bacaan Lainnya

Dari 112 kasus yang terjadi, Jopie mengungkapkan ada beragam kekerasan yang dilakukan kepada anak-anak. Diantaranya adalah kekerasan seksual, perebutan hak asuh, perundungan di sekolah atau di pondok pesantren, penelantaran, eksploitasi dan traficking.

Dia pun meminta masyarakat untuk dapat berperan, ikut melakukan pengawasan kepada pemenuhan hak anak yang ada ditengah-tengah masyarakat.

“Dengan melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak, menerima aduan masyarakat, mengumpulkan data dan informasi terkait penyelenggaraan perlindungan anak, mediasi sengketa anak dan bekerjasama dengan stakeholder yang berhubungan,” kata dia.

Disamping itu, dia mengatakan jika
capaian-capaian tersebut merupakan dorongan dan peran Bupati Bogor, Ade Yasin yang peduli terhadap perlindungan anak dengan membentuk kepengurusan KPAD kabupaten Bogor periode 2020-2025.

“Oleh karenanya, kami berkomitmen untuk mendukung program-program pemerintah kabupaten Bogor terkhusus dalam perlindungan anak di kabupaten Bogor, sehingga anak-anak kabupaten Bogor terpenuhi hak-haknya dan terlindungi dari segala kekerasan,” pungkas Jopie.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *