Dapat Warning dari BMKG, BPBD Kabupaten Bogor Siaga Bencana

Yani Hasan Kepala BPBD Kabupaten Bogor (istimewa)

BOGOR, Ceklissatu.com – Imbauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) soal tingginya curah hujan yang diprediksi terjadi dari 13-15 Januari, menjadi warning sendiri bagi wilayah Kabupaten Bogor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yani Hassan mengakui jika imbauan tersebut menjadi pengingat pihaknya untuk meningkatkan pengawasan.

Bacaan Lainnya

“Setiap saat kita selalu siaga, tetapi ketika ada peringatan seperti itu kita lebih ekstra lagi. Mitigasi pun sudah kita lakukan dibeberapa wilayah yang rawan terkena bencana,” kata Yani Hassan, Jumat (14/1/22).

Walaupun ada peringatan dari BMKG seperti itu, Yani mengaku jika cuaca di Kabupaten Bogor sulit diprediksi. Sebab Bogor ini telah diakui BMKG masuk kategori non ZOM (Zona Musim-red), yang susah untuk ditebak.

“Ketika di daerah lain masih musim kemarau di Bogor sudah musim hujan meskipun hujan lokal atau sebaliknya. Karena kondisi alam di Bogor ini berbeda dengan wilayah lainnya. Tapi cenderungnya basah di Bogor ini,” paparnya.

Meski begitu, Yani meminta agar masyarakat tetap waspada. “Bahkan jelang puncak musim hujan ini kami juga terus menyiagakan Desa Tangguh Bencana (Destana). Kami harap masyarakat selalu waspada,” tegas Yani.

Sebelumnya diketahui, BMKG telah memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, mengindikasikan ada potensi peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk di Jabodetabek.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memperkirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di wilayah Jabodetabek.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *