Dandim Keluhkan Tiang Listrik di Tengah Jalan Desa Bojong

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor Letkol (Inf) Sukur Hermanto meminta Dinas Pekerjaam Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) bisa berkordinasi dengan PLN dan bisa membebaskan lahan milik warga di lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang terletak Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggul.

Proyek pengerasan jalan sepanjang 2.450 meter dengan lebar 7 meter itu di beberapa titik ada tiang listrik di tengah jalan ataupun terlalu mepet dengan rumah warga.

Bacaan Lainnya

“Proyek pengerasan Jalan Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggul yang tuntas kemarin, sudah tepat waktu, tepat sasaran dan bahkan tepat jumlah karena ada yang lebarnya melebihi dari 7 meter.”ucap Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor Letkol (Inf) Sukur Hermanto kepada wartawan, Kamis, (14/10/2021).

Kepala Kelompok Staf Ahli Kodam III Siliwangi Brigjend (TNI) Agus Supriyo Winarno mengaku pihak Kodam III Siliwangi melalui Korem 061 Surya Kencana dan Kodim 0621 siap membantu Pemkab Bogor dalam pembangunan insfrastruktur jalan, jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) hingga rumah ibadah

“Kodam IIi Siliwangi dan jajaran serta dibantu Angkatan Udara dan Angkatan Laut siap membangunjalan, jembatan, merehabilitasi Rutilahu dan rumah ibadah. Baik itu melalui program TMMD, maupun Bakti TNI,” tukas Brigjend (TNI) Agus Supriyo Winarno.
Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengakui, jajarannya sudah berkordinasi dengan PLN, namun karena mepet waktu, hingga pekerjaan proyek pengerasan Jalan Desa Bojong itu selesai, tiang listrik tersebut belum dipindahkan oleh pihak PLN.

“DPU-PR sebelumnya sudah berkordinasi dengan PLN, namun karena hingga selesai waktu pelaksanaan pengerasan jalan, ternyata pihak PLN belum memindahkan, saya minta masyarakat berhati-hati hingga tiang-tiang listrik tersebut dipindahkan dari tengah ke pinggir jalan,” kata Ade.

Ia menambahkan proyek pengerasan jalan Desa Bojong, Pemkab Bogor menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,3 milyar. Kedepan, anggarannya bisa naik ataupun turun sesuai kebutuhan.

“Mengenai anggaran proyek pengerasan jalan melalui program TMMD ini bisa saja ditambah oleh Pemkab Bogor, jikalau memang itu kebutuhannya. Kami mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang tepat waktu, tepat sasaran dan bahkan tepat jumlah,” tambahnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *