Dandim dan Pemkab Bogor Bangun Jembatan Rawayan di 33 Titik

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com–Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Syukur Hermanto berserta jajarannya didampingi Kepala Desa Ciaruteun Ilir tinjau lokasi pembangunan jembatan rawayan terpanjang yang menghubungkan dua desa yang berlokasi di Desa Ciaruteunilir, Kecamatan Cibungbulang pada, Senin (11/10/2021)

Dandim 0621 Letkol Inf Syukur Hermanto menyampaikan, bahwa pembangunan jembatan rawayan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor yang sering kali terhambat.

Bacaan Lainnya

“Salah satu contoh adalah aktifitas medis dan kesehatan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Kampung Gunungmenir Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang. Dimana seorang Ibu muda terpaksa harus di tandu oleh sejumah orang saat akan melahirkan,”kata Letkol Inf Syukur Hermanto.

Sambungnya peristiwa seorang ibu yang melahirkan hingga harus di tandu dan viral di media massa tersebut membuat Komando Distrik Militer 0621 Kabupaten Bogor bersama Pemkab Bogor merespon peristiwa tersebut

“Dengan membangun jalan dan puluhan jembatan penghubung untuk mempermudah akses aktifitas masyarakat di sejumlah lokasi di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, salah satu jembatan yang di bangun adalah jembatan rawayan yang berlokasi di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang dengan panjang bentangan 125 meter, Lebar 1,2 meter merupakan jembatan rawayan terpanjang dari 33 titik jembatan yang di bangun oleh Kodim 0621/ Kabupaten Bogor di tahun 2021 ini.

Jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung Desa Rancabungur ke Desa Ciaruten Ilir. Jembatan tersebut di bangun Kodim 0621 yang dikoordinir oleh Korem 061 Surya Kancana bogor dengan pertimbangan tingginya aktifitas dan mobilitas masyarakat.

Selain itu dirinya menambahkan, adanya beberapa situs dan prasati peninggalan sejarah juga menjadi pertimbangan di bangunnya jembatan rawayan Ciaruten tersebut.

“Pembangunnya Jembatan di harapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarkat melalui sektor pariwisata,”katanya.

Hal itu disambut baik oleh warga sekitar, seperti diungkapkan Eva (35) salah satu warga Kampung Muarajaya, dirinya merasa senang dengan adanya rencana pembangunan jembatan tersebut. Pasalnya, dapat mempermudah akses bagi warga.

“Selama ini kan harus memutar melewati pasar ciampea, tentunya banyak memakan waktu dan biaya, dengan adanya pembangunan jembatan ini tentunya kita sangat senang,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *