Dampak Kasus Lee Chian Kiat, Tanah Warga Desa Sukamulya Seluas 90 Hektar ikut Dirampas Kejagung

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Buntut kasus pidana lee chian Kiat, bukan hanya berdampak dirampasnya aset pemerintah Kabupaten Bogor dengan dipasang plang milik Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (Ri). Namun, sedikitnya 90 hektar tanah milik warga di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur ikut dirampas.

Komar Kepala Desa Sukamulya, Angkat bicara terkait perampasan berupa aset tanah milik sejumlah warganya, yang dipasang plang oleh Kejagung RI buntut kasus pidana Lee Chian Kiat.

Bacaan Lainnya

Plang yang bertuliskan “Tanah dan Bangunan ini Dirampas/Disita oleh negara berdasarkan putusan : Mahkamah Agung RI, Nomor 1622 K /PID.Sus /1991 Tanggal 21 Maret 1992.

“Iya tanah warga dipasang plang milik Kejagung, keseluruhannya hampir 90 hektar,”jelasnya.

Komar menjelaskan, sebagian tanah milik warganya memiliki surat tanah yang sah, namun dirinya bingung saat mengetahui sejumlah tanah tersebut dirampas oleh kejagung.

“Ada sebagian tanah warga yang memiliki surat surat legalitas yang sah, malah warga juga kaget disegel dilahannya,”terangnya.

Dia berharap, agar tanah milik warganya bisa kembali, tanpa dipasang plang perampasan.

“Saya juga masih mendata warga yang kena dampak pemasangan plang perampasan atau disita, semoga tidak berdampak apa apa, karena warga disini punya legalitas kepemilikan yang sah tanahnya,”harapnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *