Cegah Corona, Ketua PWI Kota Bogor Keluarkan Maklumat Makokes 4 Di-lockdown

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor di Jalan Kesehatan Nomor 4, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, ditutup dari segala aktifitas. Hal tersebut sehubungan dengan status Kota Bogor sebagai KLB Covid-19.

Selain itu, beberapa jurnalis berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sebelumnya telah berinteraksi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang sudah dinyatakan positif corona.

Bacaan Lainnya

Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti, meminta kepada seluruh anggota PWI Kota Bogor dan para jurnalis Bogor untuk memaklumi imbauan ini dan tidak beraktifitas ke Makokes 4, sebutan untuk kantor Biru PWI Kota Bogor.

“Kami menginformasikan kepada semuanya, PWI Kota Bogor ditutup dulu saja dan jangan ada yang masuk, sampai dilakukan penyemprotan,” kata Ari yang juga pemimpin redaksi ceklissatu.com, Minggu (22/03/2020).

Ari pun sangat meyakini dan selalu berdoa, bahwa virus yang menjadi pandemi ini tidak akan menghampiri para wartawan. Ia mengaku, dalam doa semoga virus ini tidak menghantui para jurnalis dan semua selalu dalam keadaan sehat.

“Saya berdoa dan yakin jika corona ini enggak suka alias benci sama wartawan, sehingga virusnya enggak akan nempel di benda apapun di lingkungan PWI, pun termasuk kepada kita semua. Insya Allah kita diberi kesehatan dan kekuatan menghadapi Si Covid,” tukas Ari.

Terpisah, Kepala Sekretariat PWI Kota Bogor, Rezha Bunai, yang bertanggungjawab atas kantor, telah menutup semua atas arahan Ketua PWI. Musola sementara pada ruang aula PWI pun telah ditutup sebelumnya dan diberikan imbauan yang menempel di pintu masuk.

Meski demikian, untuk menjaga aset milik PWI. Selain CCTV yang terus memantau selama 24 jam dan terakses kepada beberapa teman pengurus. Bunai pun mengaku tetap menjaga dari dalam agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Sepi ga ada aktifitas, Musholla juga ditutup. Ya saya aja sama om Jack,” singkat Bunai.

Penulis : Edwin Suwandana

Editor : Suhairil Anwar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *