Bupati dan Wabup Gontok-gontokan Soal Lahan Eks Restoran Rindu Alam

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Bupati Bogor, Ade Yasin dan Wakil Bupati (Wabup) Iwan Setiawan tak selaras dalam menyikapi rencana
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang akan menghidupkan kembali kawasan wisata Rindu Alam Puncak sebagai upaya pemulihan ekonomi.

Ade Yasin menilai, Pemprov Jawa Barat harus memenuhi janjinya yang akan menjadikan lahan tersebut sebagai kawasan konservasi.

Bacaan Lainnya

“Iya kan waktu tidak diperpanjang masa pakainya untuk restoran kan katanya mau dijadikan kawasan konservasi. Kalau untuk tetap jadi kawasan wisata biasa, di Puncak sudah banyak,” kata Ade Yasin.

Menurutnya, jika Rindu Alam dikembalikan sebagai kawasan konservasi, maka akan lebih memiliki banyak manfaat dalam upaya pengendalian banjir. Mengingat lokasi Rindu Alam dekat dengan Puncak Pass.

“Saya sih mendukung dikelola lagi oleh Pemprov Jabar karena itu kan memang aset mereka. Tapi kembalikan saja sebagai fungsi konservasi,” tegasnya.

Berbeda dengan Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan. Dia mengaku mendukung rencana Pemprov Jawa Barat tersebut.

Iwan menganggap Rindu Alam merupakan warisan sejarah. Tempat ini pertama kali didirikan di tahun 1970-an. Saat itu, restoran ini dibangun oleh Letjen TNI Ibrahim Adjie.

“Rindu alam itu kan heritage ya, sejarah, dari tahun 70-an sudah ada itu, jadi ikon Puncak juga,” ujar Iwan.

Sehingga menurutnya, dihidupkannya kembali Rindu Alam, akan menjadi gerbang yang cantik bagi siapapun yang masuk ke Bumi Tegar Beriman.

“Jadi dalam rangka meningkatkan daya tarik wisata, saya atas nama Pemkab Bogor menyambut baik rencana pengembangan kembali rumah makan atau kawasan Rindu Alam. Entah itu jadi tempat wisata kuliner, pusat oleh-oleh atau lainnya. Jadi masuk bogor disambut tempat yang asik,” ungkap Iwan.

“Daripada sekarang dikosongin jadi kumuh, sayang. Padahal tidak perlu dibangun kembali, bangunannya masih kuat. Sekarang pun walau sudah tutup tapi tetap saja jadi tempat nongkrong. Makanya saya setuju kalau Pemprov kolaborasi dengan Pemkab Bogor untuk pengembangan kembali tempat wisata Rindu Alam ini. Mungkin konsepnya juga bisa lain dari sebelumnya. Yang penting diaktifkan untuk kembali menjadi destinasi wisata,” terangnya.

Sekedar informasi, Pemprov Jawa Barat berencana menghidupkan kembali wisata di kawasan Rindu Alam dalam rangka pemulihan ekonomi pasca Covid-19.

Rencana itu diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau kawasan wisata Rindu Alam pada Senin 11 Oktober 2021.

“Pemprov Jabar berusaha memanfaatkan kembali daerah wisata Rindu Alam ini untuk meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah),” ungkapnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *