Bungker Peninggalan Belanda Ditemukan Di Kota Bogor

  • Whatsapp
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto saat turun langsung ke gorong-gorong untuk memastikan terowongan peninggalan Belanda.Sabtu (28/8/2021). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Paska penemuan sebuah bangunan berupa terowongan di bawah salur air yang merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda yang ditemukan oleh Tim Pemeliharaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Jumat (27/8/2021). Kini ada temuan baru.

Tim Pemeliharaan PUPR Kota Bogor terus melakukan penggalian untuk menelurusi lebih lanjut, guna memastikan panjang terowongan serta memastikan apakah bangunan tersebut bisa difungsikan kembali atau tidak.

Bacaan Lainnya

Setelah digali, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyampaikan, Tim Pemeliharaan PUPR Kota Bogor menemukan ruangan di bawah tanah semacam bungker peninggalan zaman Belanda di saluran air tepatnya di Jalan Nyi Raja Permas yang mengarah ke Stasiun Bogor.

Namun, ketika terus digali untuk penelusuran. Sebanyak 6 orang yang bertugas masuk dan menggali terowongan tersebut, secara bersamaan mengalami sakit setelah melakukan penggalian.

“Ada semacam bungker ternyata. Ini terus digali tapi petugas yang gali ini ternyata sakit, 6 orang yang gali sakit. Sudah saya minta dicek ke dokter apakah kurang oksigen atau ada hal lain,” kata Bima kepada ceklissatu.com, Rabu (1/9/2021).

Sampai saat ini, belum bisa dipastikan penyebab ke 6 orang itu sakit. Apakah sakit medis atau ada hal-hal yang tidak bisa terlacak oleh medis (nonmedis). Diketahui di dalam terowongan itu nyaris orang bisa berdiri tegak disana.

Kendati demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan bekerjasama dengan para ahli dibidangnya. Meliputi, sejarawan, arkeolog, dan para teknik yang mahir menggali terowongan.

“Harus dilibatkan semua ini, mulai dari sejarawan, arkeolog, kemudian tekniknya yang ngerti dan yang biasa menggali terowongan,” ungkapnya.

Bima memastikan, pihaknya akan melakukan penggalian kembali dengan bantuan para ahli. Sebab, menurutnya perlu kerjasama untuk bisa segera mengetahui kebenaran bungker tersebut.

Untuk sementara penelusuran seluruh ruangan bungker oleh tim penggalian dihentikan. Penghentian dilakukan sampai Pemkot Bogor menemukan para ahli dibidang tersebut.

“Karena di dalam itu ada semacam bungker, nyari bisa berdiri orang disitu . Kita akan fokus dulu hal itu, saya sudah komunikasi dengan IPB University dan Unpak juga nanti kita akan lihat sama-sama turun kesana,” pungkasnya.

Edtor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *