Bulan Ramadhan, Waktu Kerja ASN Kota Bogor Jadi 6 Jam

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com -Selama bulan Ramadhan, jam kerja aparatur negeri sipil (ASN) Kota Bogor bakal dipangkas dari 8 jam menjadi 6 jam. Pun demikian, pelayanan kepada warga diharapkan masih menjadi prioritas.

Hal tersebut didasari arahan Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerbitkan aturan mengenai jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan 1442 hijriah/2021 masehi.

Bacaan Lainnya

Aturan itu tercantum dalam SE Menteri PANRB No. 09/2021 tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan 1442 Hijriah Bagi Pegawai ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Surat edaran tersebut ditembuskan juga kepada Presiden RI dan Wakil Presiden RI. Terdapat aturan mengenai instansi yang menerapkan pola 6 hari kerja dan 5 hari kerja dalam sepekan, yang masing-masing juga diatur dalam SE ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, M Taufik mengatakan, setiap daerah di seluruh Indonesia memberlakuan hal yang sama. Namun, mengenai penentuan pelaksanaannya ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing.

Bagi unit kerja yang memberlakukan lima hari kerja. Senin sampai Kamis masuk pukul 08.00 WIB, istirahat pukul 12.00-12.30 WIB. Dan pulang pukul 15.00 WIB. Khusus Jumat masuk pukul 08.00 WIB, istirahat pukul 11.30-12.30 WIB dan pulang pukul 14.30 WIB.

Sementara, untuk unit kerja yang memberlakukan enam hari kerja, untuk hari Senin hingga Kamis dan Sabtu, masuk pukul 08.00 WIB, istirahat pukul 12.00-12.30 WIB dan pulang pukul 14.00 WIB.

“Untuk jadwal kerja di hari Jumat dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 14.30 WIB, dengan jam istirahat 11.30 sampai 12.30 WIB,” ujarnya, Selasa (13/4/2021).

Tertulis bahwa jam kerja ASN efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan 5 atau 6 hari kerja, selama bulan Ramadhan 1442 hijriah minimal 32,5 jam dalam seminggu.

Pengaturan jam kerja ini tetap memperhatikan pengendalian Covid-19 pada lingkungan instansi pemerintah.

Selama bulan Ramadhan, menjalankan tugas kedinasan ASN tetap dilakukan di kantor (work from office) dan di rumah (work from home) dengan mempertimbangkan data zonasi risiko yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Wulan
AyatullahBulan Ramadhan, Waktu Kerja ASN Kota Bogor Jadi 6 Jam

BOGOR, Ceklissatu.com -Selama bulan Ramadhan, jam kerja aparatur negeri sipil (ASN) Kota Bogor bakal dipangkas dari 8 jam menjadi 6 jam. Pun demikian, pelayanan kepada warga diharapkan masih menjadi prioritas.

Hal tersebut didasari arahan Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerbitkan aturan mengenai jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan 1442 hijriah/2021 masehi.

Aturan itu tercantum dalam SE Menteri PANRB No. 09/2021 tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan 1442 Hijriah Bagi Pegawai ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Surat edaran tersebut ditembuskan juga kepada Presiden RI dan Wakil Presiden RI. Terdapat aturan mengenai instansi yang menerapkan pola 6 hari kerja dan 5 hari kerja dalam sepekan, yang masing-masing juga diatur dalam SE ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, M Taufik mengatakan, setiap daerah di seluruh Indonesia memberlakuan hal yang sama. Namun, mengenai penentuan pelaksanaannya ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing.

Bagi unit kerja yang memberlakukan lima hari kerja. Senin sampai Kamis masuk pukul 08.00 WIB, istirahat pukul 12.00-12.30 WIB. Dan pulang pukul 15.00 WIB. Khusus Jumat masuk pukul 08.00 WIB, istirahat pukul 11.30-12.30 WIB dan pulang pukul 14.30 WIB.

Sementara, untuk unit kerja yang memberlakukan enam hari kerja, untuk hari Senin hingga Kamis dan Sabtu, masuk pukul 08.00 WIB, istirahat pukul 12.00-12.30 WIB dan pulang pukul 14.00 WIB.

“Untuk jadwal kerja di hari Jumat dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 14.30 WIB, dengan jam istirahat 11.30 sampai 12.30 WIB,” ujarnya, Selasa (13/4/2021).

Tertulis bahwa jam kerja ASN efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan 5 atau 6 hari kerja, selama bulan Ramadhan 1442 hijriah minimal 32,5 jam dalam seminggu.

Pengaturan jam kerja ini tetap memperhatikan pengendalian Covid-19 pada lingkungan instansi pemerintah.

Selama bulan Ramadhan, menjalankan tugas kedinasan ASN tetap dilakukan di kantor (work from office) dan di rumah (work from home) dengan mempertimbangkan data zonasi risiko yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *