Bukan Karena Kurang Anggaran, Sekda Berdalih Bomang Sesuai Kriteria Pusat

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin beralasan jika diliriknya pembangunan Jalur Bojonggede-Kemang (Bomang) dikarenakan sudah masuk kriteria Pemerintah Pusat.

Jika pembangunan dilanjutkan Pemerintah Pusat, Burhan menilai jika jalur tersebut akan terintegrasi dengan baik. Sebab, Jalan Bomang
akan menghubungkan dua jalan nasional, yakni ruas Jalan Raya Bogor dengan ruas Jalan Raya Parung, maka pembangunan ini menjadi sangat strategis.

Bacaan Lainnya

“Kemudian fungsi jalan ini juga bukan hanya untuk lokal tapi regional,” kata Burhan, Kamis (6/5/21).

Tak hanya itu, menurutnya,
jalan Bomang akan menjadi jalan strategis untuk mengurai kemacetan di Tol Jagorawi, karena nanti jalan di Desa Susukan akan terhubung dengan Depok Antasari.

“Secara teknis pun jalan ini lebarnya lebih dari standar nasional. Kalau standar minimal jalan nasional itu 25 meter lebarnya, jalan ini lebarnya bisa mencapai 50 meter,” terang Burhan.

“Dan sebetulnya, kita sudah overload untuk mengurus jalan, dari Tenjo hingga Tanjungsari itu sangat panjang jalannya, sehingga bisa menjadi alasan agar jalan tersebut diserahkan ke pusat,” tandas Burhan.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *