JAKARTA, CEKLISSATU - Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebon Sirih telah merealisasikan pembayaran klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 599.620.548.130. Nilai tersebut berasal dari 36.899 kasus klaim yang diproses sepanjang 2025, seiring meningkatnya kebutuhan pekerja terhadap situasi ekonomi yang serba tidak pasti.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebon Sirih Indra Iswanto menjelaskan tingginya klaim JHT dipicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir tahun. “Kalau dibandingkan dengan data tahun lalu pada periode yang sama jumlahnya lebih banyak saat ini dan ada kemungkinan bertambah,” ujar Indra.
Indra menegaskan BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan kemudahan layanan kepada peserta yang mengajukan klaim, termasuk melalui mekanisme klaim kolektif JHT bagi pekerja terdampak PHK. “Gelombang PHK akan terus terjadi dan BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan kemudahan layanan, khususnya klaim JHT. JHT merupakan hak setiap pekerja dan tabungan pekerja secara individu,” kata Indra.
Baca Juga: 71.292 Warga Kota Bandung Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Dinsos Terus Lakukan Proses Reaktivasi
Indra menyampaikan pembayaran klaim tersebut merupakan wujud tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan hak peserta terpenuhi secara cepat, tepat, dan transparan. “Pembayaran klaim ini merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan hak peserta terpenuhi. Program ini hadir untuk memberikan rasa aman bagi pekerja, baik saat masih aktif bekerja maupun ketika menghadapi risiko sosial ekonomi,” ujar Indra.
Lebih lanjut, Indra menambahkan tingginya realisasi pembayaran klaim JHT mencerminkan meningkatnya kepercayaan peserta terhadap layanan BPJS Ketenagakerjaan. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam mendorong perluasan kepesertaan dan peningkatan kualitas layanan. “BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong perluasan kepesertaan agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh pekerja,” ungkap Indra.
Comment