Blok Yuli Dibongkar, Pemandu Lagu di Kemang Mengadu Nasib Ke THM Lain

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com— Setelah dibongkar bangunan tanpa ijin yang dijadikan Tempat Hiburan Malam (THM) tempat karaoke di Blok Yuli Desa Pondok Udik dan Blok Empang Desa Kemang, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor beberapa hari lalu. Kini selain tampak sepi dan hening. Puluhan Pemandu Lagu atau PL yang bias menemani lelaki hidung belakang untuk karaoke para PL itu berpencar mengadu nasib mencari penghidupan di tempat lain.

Diungkapkan Salah seorang Warga di Blok Yuli, Ucok bahwa paska pembongkaran sejumlah bangunan oleh Pol PP Kabupaten Bogor kini bangunan tersebut rata dan lokasi tersebut yang biasanya setiap sore hingga malam hari ramai, namun sekarang sepi dan hening.

Bacaan Lainnya

Bahkan penjual kopi dan mie rebus terpaksa harus kehilangan pendapatan yang biasanya satu hari mendapatkan penghasilan Rp 1 juta, kini hanya 200 ribu saja.

“Ada dampak memang setelah dibongkar selain puluhan PL yang terdampak, mereka kebanyakan orang Bogor, Leuwiliang, Ciseeng tapi sekarang THM di bongkar. Jadi mereka terpaksa mencar cari tempat hiburan di lokasi lain seperti di Bogor, transit, bahkan Jakarta,”kata Ucok.

Ucok mengatakan, bahwa lokasi tersebut bangunnya memang tidak ada izin mendirikan bangunan atau IMB, dan lokasi tersebut itu hanya digunakan untuk karaoke bukan dalam tanda kutip tempat esek-esek.

“Dilokasi itu hanya tempat karoke dan hanya menyediakan tempat hiburan untuk nyanyi dan ada pemandu lagunya,”katanya.

Untuk itu berharap setelah pembongkaran itu setidaknya ada solusi yang diberikan oleh pemerintah.

“Ya diharapkan ada solusi jadi tidak hanya dibongkar saja,”katanya.

Sementara itu menurut Camat Kemang Edi Suwito bahwa lokasi tempat hiburan mal itu sudah sejak lama sekali berada dilokasi tersebut meskipun sudah sering dibongkar muncul lagi muncul lagi.

“Sudah beberapa kali ganti camat itu THM ada, dan dibongkar muncul lagi muncul lagi, makanya sekarang ada peraturan baru jadi pembongkaran tidak harus menunggu keputusan dinas terkait, tapi ketika itu muncul lagi bisa langsung dibongkar oleh Pol PP,”katanya.

Ia mengatakan sesuai Program Bupati Bogor yaitu Bogor berkeadaban dari itu untuk memujudkan hal itu yang berhubungan dengan hiburan malam itu harus dilakukan penertiban.

“Saya pun berharap pada pemilik THM untuk tidak mendirikan bangunan tersebut dan bisa beralih pada usaha lain,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *