BIG Sebut Gunung Mas Seperti Mangkok, Ini Penjelasannya

  • Whatsapp
Petugas membersihkan material sisa lumpur pascabanjir bandang yang melanda Kampung Gunung Mas, Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (20/1/2021). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyatakan 900 warga dievakuasi dari bencana banjir bandang di Desa Tugu Selatan, dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (19/1) tersebut tidak terdapat korban jiwa. Ceklissatu.com/Dwi Susanto

BOGOR, Ceklissatu.com – Badan Informasi Geospasial (BIG) menyebut kawasan Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor seperti cekungan mangkok.

Koordinator IGT Bidang Kebencanaan BIG, Ferrari Pinem menjelaskan, bentuk tersebut membuat tangkapan hujan lebih banyak. Sehingga curah hujan yang tertangkap di atasnya, akan dialirkan pada satu titik dan aliran tersebut keluar melewati Kampung Gunung Mas.

Bacaan Lainnya

“Dari laporan BMKG, hujan yang turun intensitas nya cukup tinggi 50 sampai 100 milimeter per hari, ini masuk kategori lebat. Ditambah durasi hujannya pun cukup lama,” jelas Ferrari, Senin (25/1/21).

Dengan intensitas hujan yang cukup tinggi itu, Ferrari mengatakan jika terdapat pola aliran air yang mencerminkan adanya proses erosivitas (erosi karena kemampuan hujan) pada permukaan lahan yang ada di Gunung Mas.

“Proses erosivitas inilah yang mengakibatkan terjadinya pergerusan material permukaan yang apabila ada curah hujan yang jatuh diatasnya,” kata Ferrari.

 

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *