Berpotensi Bencana Saat Hujan, Penambangan Ilegal Klapanunggal Mengancam Warga

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Maraknya penambangan tanah ilegal di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor ditengah intensitas hujan yang cukup tinggi belakang ini berpotensi bencana alam yang dapat mengancam warga.

Ahmad Kosasih Camat Klapanunggal menuturkan, akan melakukan antisipasi dan himbauan kepada warga yang melakukan penambangan tanah atau material lainnya diperbukitan ditengah intensitas hujan yang belakangan ini cukup tinggi.

Bacaan Lainnya

“Kita nanti akan berikan himbauan baik kepemerintah desa, dan sejumlah warga untuk berhati-hati dan waspada saat hujan turun jangan melakukan penambangan apapun memcegah terjadinya bencana,”terangnya.

Dirinya menjelaskan dari puluhan penambangan tanah dan meterial lainnya, lima diantaranya memiliki izin resmi.

“Kalau yang lima berada di Desa Leuwikaret,bantar Jati dan Lulut sudah ada izinnya, salah satunya milik perusahan semen, nah yang tidak berizin ini yang masih melakukan penambangan dengan alat seadanya yang bahaya apalagi dimusim hujan,dibeberapa desa juga”katanya.

Dirinya mengaku selama menjabat menjadi camat Klapanunggal, belum adanya peristiwa bencana longsor yang diakibatkan dari penambangan, namun pihaknya tetap akan melakulan antisipasi dan himbauan kepada warga. “Kalau banjir memang terjadi di beberapa desa, akibat minimnya drainase yang kini banyak perumahan, tapi apapun bencananya harus diwaspadai dan diantisiapsi, apalagi saat intensitas hujan yang cukup tinggi,”katanya.

Selain berdampak longsor, tumpahan truk tanah pertambanganpun disepanjang jalan membahayakan pengguna jalan raya Klapanunggal-Cileungsi disaat hujan turun. “Kalau hujan licin juga bekas truk pertambangan lewat, jelas bahaya,”ucapnya.

Salah seorang pengendara, Zaenudin mengaku jalan raya Klapanunggal, tepatnya arah lulut memang membahayakan pengguna jalan saat hujan, hal tersebut disebabkan banyaknya tumpahan tanah dari truk penambangan memgakibatkan sepanjang jalan licin. “Bahaya banget licin kalau hujan,tumpahan tanah penambangan yang membuat jalan jadi licin,”bebernya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *