Bapak Pers Indonesia Resmi Menjadi Nama Jalan di Kota Bogor

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Bapak Pers Indonesia R.M Tirto Adhi Soerjo resmi menjadi nama jalan di Kota Bogor. Nama R.M Tirto Adhi Soerjo menggantikan nama jalan sebelumnya yakni Jalan Kesehatan yang terletak di Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Peresmian jalan tersebut dihadiri langsung keluarga besar R.M Tirto Adhi Soerjo, seperti artis FTV dan penyanyi Indonesia R.A. Dewi Pudjijati atau biasa dikenal Dewi Yull. Selain itu, dihadiri pula artis FTV lainnya yakni Ardina Rasti dan Arie Dwi Andhika.

Bacaan Lainnya

Dewi Yull selaku cicit dari R.M Tirto Adhi Soerjo mengaku sangat bangga karena nama sang eyang R.M Tirto Adhi Soerjo diabadikan menjadi nama jalan di Kota Bogor.

“Ini anugerah yang luar biasa bagi kami keluarga besar, yang kebetulan kami adalah cicit dari Tirto Adhi Soerjo. Kami juga sampaikan terima kasih kepada warga Bogor, walikota Bogor dan wakil walikota Bogor pak Dedie Rachim,” kata Dewi Yull kepada wartawan, Rabu (10/11/2021).

Dewi menjelaskan bahwa eyang Tirto Adhi Soerjo itu merupakan pahlawan di bidang jurnalistik. “Beliau ini pada 2006 bukan saja dikukuhkan sebagai pahlawan nasional, tetapi sebelum itu di tahun 70-an pada saat Menteri Penerangan-nya almarhum bapak Mashuri sudah diberikan penghormatan sebagai perintis Pers Nasional waktu zaman Orde Baru,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjut Dewi, sang eyang setelah mendapat penghargaan itu seperti terlupakan, sehingga Pramudya Anantatur seorang penulis novel membuka bagaimana karya-karya R.M Tirto Adhi Soerjo.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada Walikota Bogor yang sudah mengabadikan nama eyang kami menjadi nama jalan di Kota Bogor, bahkan ini yang pertama di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, R.M Tirto Adhi Soerjo itu adalah orang besar, pemikiran besar, pengaruhnya juga besar. Sangat lama terlupakan, baik sengaja maupun tidak sengaja oleh sejarah dan elite politik.

“Padahal andilnya terbentuknya Indonesia sangat besar. Serikat islam antara lain andil dari beliau. Serikat dagang islam didirikan oleh beliau, perjuangan para priayi kelas menengah diawali oleh pemikiran-pemikiran beliau. Nah sangat lama hampir satu abad beliau diakui sebagai pahlawan nasional,” kata Bima.

Bima menambahkan, R.M Tirto Adhi Soerjo meninggal di usia muda 37 tahun, tapi diikhtiarkan agar pemikirannya abadi. “Kota Bogor sangat bangga mengabadikan nama beliau sebagai nama jalan di pusat kota. Tujuannya agar menginspirasi anak-anak muda dan par jurnalis, hingga menginspirasi politisi semuanya tentang arti nasionalisme Indonesia sesungguhnya,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *