Bakal Calon Wali Kota Kritisi Mohammad Idris, Dinilai Lamban Tangani Covid-19

Afifah saat membagikan APD kepada kelompok kerja wartawan Kota Depok, di Polres Metro Depok, Kamis (9/4).

DEPOK, Ceklissatu.com – Salah satu bakal calon Wali atau Wakil Wali kota Depok, Afifah dari PDIP menilai kinerja Mohammad Idris dalam mengatasi Covid-19 cukup lamban. Afifah menyebut Idris belum secara menyeluruh melakukan tindakan preventif di Kota Depok, seperti di pasar-pasar tradisional.

“Kalau kita ke pasar juga belum ada tuh wasatafel di pasar, atau cuci tangan dan hand sanitizer hingga alat cek suhu, itu saya cek 2 minggu lalu belum ada,” kata Afifah saat dikonfirmasi Jumat (10/4).

Bacaan Lainnya

Masyarakat, kata dia, juga masih kesulitan kalaupun mau inisiatif membuat wastafel lantaran tidak ada akses ke PDAM.

Oleh karenanya Afifa meminta agar Idris segera sigap menanggapi bencana Covid-19 ini.

“Jadi kalau pemkot kan sebenarnya kalau mau bisa lebih mudah lah karena punya akses pdam, punya power lah,” katanya.

Belum lagi kata dia, Kota Depok tidak memiliki ruang-ruang isolasi bagi para pasien suspect corona.

Padahal pemerintah bisa saja menggunakan powernya untuk memanfaatkan salah satu gedung milik pemerintah untuk mengisolasi para PDP ringan dan ODP.

Pemerintah Kota Depok terkesan tidak mandiri apa lagi mengenai rumah sakit.
“Harusnya segera dibuat ruang isolasi, tapi saya lihat masih berharap dari pusat, tidak mandiri,” kata dia.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *