Azkia Tinggal Dikontrakan Leuwiliang tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com- Prihatin Azkia seorang bocah berusia 4 tahun terpaksa tidak bisa merasakan masa kekanakanakannya dengan sempurna. Pasalnya, anak dari pasangan Sudradjat dan Dian warga Desa Pamijahan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor mengalami penyakit epilepsi sejak berusia 11 bulan dan hingga kini belum bisa berjalan.

“Ketahuan pas Azkia kejang sejak usia 11 bulan, dibawa ke IGD di rawat inap katanya anak saya kena cerebral palsy dan sekarang sudah mulai sering kejang keluar masuk ke rumah sakit,”katanya.

Orang tua Azkia yang saat ini tinggal di sebuah kontrakan di Leuwiliang itu, dan ayahnya seorang pedagang bubur keliling kadang menjadi kendala untuk Azkia berobat .

“Saya Ibu rumah tangga harapannya mudah mudahan ada bantuan untuk berobat karena saat ini aja untuk berobat anak saya mengalami kesulitan ekonomi,”katanya.

Apalagi saat ini saja selama berobat BPJS yang ia gunakan masih mandiri belum gratis.

“Untuk BPJS aja masih banyar yang mandiri padahal saya aja harus bayar kontrakan kadang merasa sedih semoga ada perhatian dari Pemerintah ,”katanya.

Selain itu juga Dian berharap ada bantuan kursi roda, mengingat anaknya itu tidak bisa berjalan

“Untuk berdiri aja belum bisa apalagi jalan berharap ada bantuan kursi roda,”katanya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *