ASN di Kabupaten Bogor Dilarang Ambil Cuti Akhir Tahun

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bogor dilarang untuk mengambil cuti akhir tahun. Hal tersebut merujuk pada anjuran pusat yang juga meniadakan cuti bersama Natal 2021.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, larangan dan peniadaan cuti itu dilakukan untuk mencegah terjadinya gelombang kasus positif Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Ya ini harus menjadi perhatian bersama, apalagi ada ancaman gelombang Covid-19 ke tiga menurut para ahli,” kata Ade Yasin, Kamis (28/10/21).

Berangkat dari hal tersebut, dia mengaku tak segan untuk memberikan sanksi kepada ASN yang tidak mengindahkan dan nekat mengambil cuti di akhir tahun 2021.

“Cuti tidak dilarang bagi hal yang sifatnya darurat. Tapi bagi yang ingin liburan atau lainnya bakal ada sanski sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kita juga akan perketat lagi absen para ASN ini, jadi nanti ketahuan mana yang cuti,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebut, kebijakan itu ditujukan untuk mengendalikan pergerakan massa di akhir tahun. Sebab, resiko penularan Covid-19 masih terjadi.

“Kita upayakan menekan sedikit mungkin yang akan bepergian. Dan ini sudah diberi pagar-pagar pembatasan. Mulai dari tidak adanya libur cuti bersama. Kemudian pelarangan mereka untuk mengambil cuti akan kita lakukan,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut memerlukan sosialisasi lebih masif kepada masyarakat yang dilakukan oleh pihak kepolisian, dinas perhubungan, dan juga media massa. Ini perlu dilakukan agar masyarakat lebih memaklumi keadaan yang ada dan tidak nekat melanggar.

“Saya mohon nanti ada kampanye besar-besaran untuk menghimbau masyarakat agar tidak bepergian. Tidak pulang kampung, atau berpergian atas tujuan-tujuan yang tidak primer,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *