APBD 2022 Masih Defisit Sebesar Rp1,5 Triliun

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 masih mengalami defisit. Hingga saat ini, APBD tersebut masih terus dibahas sebelum akhirnya diparipurnakan pada akhir November mendatang.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto membenarkan hal tersebut. Pihaknya pun akan kembali membahas APBD pada Senin pekan depan.

Bacaan Lainnya

“Posisi defisit saat ini masih sekitar Rp1,5 triliun. Senin (pekan) depan akan kami bahas kembali,” ungkap Rudy, Rabu (17/11/21).

Sebelum kembali dibahas, DPRD Kabupaten Bogor melaksanakan reses, menampung aspirasi masyarakat selama tiga hari terhitung 15 November hingga 17 November 2021.

Menurut Rudy, reses yang dilaksanakan itu menampung semua masukkan yang nantinya dipertimbangkan mana saja yang akan dimasukkan ke dalam APBD 2022.

“Tidak ada anggaran yang kami coret, hanya saja dilakukan rangking. Kami pilah mana saja yang masuk dalam skala prioritas. Dan reses ini menjadi salah satunya,” jelasnya.

Namun dalam pembahasan itu, Rudy menyebut ada hal unik yang terjadi. Dimana saat ini terjadi peningkatan ekonomi yang diklaim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Ini ada yang unik, September, Oktober, dan November ekonomi ada peningkatan, tapi itu kabar bagus. Sekarang kami fokus pada penyelesaian pembahasan APBD,” kata Politisi Gerindra itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *