Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Tinjau Sekolah Ambruk, Tagih Data Sekolah Prioritas Perbaikan

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus dan Anna Mariam Fadilah menyambangi SD Negeri Otista, Jum’at (17/9/2021). Di SD tersebut dua ruang kelas atapnya ambruk. Selain melihat kondisi bangunan, pada kesempatan itu anggota Komisi IV juga menagih data sekolah lain yang prioritas mendapatkan bantuan perbaikan sekolah.

“Komisi empat dan pimpinan DPRD mengecek langsung, peninjauan langsung terkait ambruknya atap sekolah. Ya lihat kondisinya memang tidak layak, jadi bukan karena memang kelayakan bangunan sebelumnya sudah diperbaiki dan tidak memenuhi spek tapi ini memang speknya sudah lama,” kata Rifky Alaydrus, Jum’at (17/9/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, sebelum peristiwa ambruknya atap SD tersebut, dinas terkait sudah menganggarkan untuk dilakukan perbaikan sekolah pada tahun 2022 mendatang, yang sudah dikoordinasikan langsung dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Namun belum sempat diperbaiki, nahas atap sekolah itu justru ambruk terlebih dahulu.

“2004 pembangunan terakhir, informasi dari Pak Kadisdik sudah dianggarkan pada 2022 cuma karena bencana faktor alam, diluar dugaan kita manusia. Intinya dari dinas sudah mengajukan, sudah koordinasi dengan Pak Walikota juga. Rencananya dianggarkan di BTT (Biaya Tak Terduga),” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor lainnya, Anna Mariam Fadilah menambahkan bagi dinas terkait untuk melakukan pemetaan skala prioritas sekolah yang membutuhkan perbaikan. Sehingga peristiwa serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari.

“Jadi ini mungkin pelajaran juga ya bagi kita semua, karena mungkin 2 tahun tidak dihuni ya yang namanya bangunan kosong sehingga cepat rusak dan ini jadi alarm buat kita di DPRD maupun di Dinas untuk mengecek juga bangunan-bangunan sekolah yang lain,” terang Anna.

Menurutnya data base sekolah rusak itu sangat penting, agar anggota DPRD bisa menganggarkan untuk bantuan dana.

Anna berharap dinas terkait segera menyusun data base skala prioritas sekolah rusak, mulai dari berat, sedang, hingga ringan dan harus sampai ke DPRD. Kalau tidak, pihaknya tidak akan tau skala prioritas. Peristiwa itu tidak kali pertama, jadi butuh perhatian khusus.

“In Syaa Allah kami di komisi empat pun siap untuk mengawal perbaikan sarana dan prasarana sekolah SD dan SMP di Kota Bogor. Jadi mudah-mudahan laporannya segera masuk, kira-kira berapa bangunan sekolah yang memang butuh segera renovasi sehingga kita bersama-sama memperjuangkan anggaran tersebut,” ungkapnya.

Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong terkait penganggaran sarana dan prasarana sekolah, diketahui Dinas Pendidikan Kota Bogor menganggarkan kurang lebih sekitar 50 Miliar untuk permintaan sarana dan prasarana. Namun pada tahun 2022 ada pengurangan lantaran kemampuan daerah.

“Kita semua nggak ingin kejadian ini terulang lagi, apalagi menyangkut anak-anak di sekolah. Jadi kami semua siap untuk mendukung semua anggaran itu, asal memang datanya jelas sehingga ketika diutak-utik ini nggak bisa, ini memang kondisinya harus segera diperbaikin,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *