Aksi Mogok Nasional Pengrajin Tahu Tempe Tak Membuat Harga Kedelai Turun

  • Whatsapp

CIANJUR, CeklisSatu.com-Pasca mogok nasional pengrajin tempe dan tahu akibat harga kedelai naik, ternyata tidak membuat harga kacang kedelai turun.

Menurut Adi Suardi, pengrajin tahu di Kampung mitra lokal Rt 01 Rw 18 Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur Kota, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengatakan, hingga hari ini harga kacang kedelai naik mencapai Rp. 9.200 perkilo.

Bacaan Lainnya

“Jadi kita aksi mogok kemarin malah gak pengaruh ya malahan harganya naik dari Rp. 9 ribu kini jadi Rp. 9.200 per kilo,” akuinya saat ditemui CeklisSatu.com ditempat usahanya, Rabu (06/01/21).

Adi menjelaskan pada Bulan Desember 2020 lalu harga kedelai masih Rp.7 ribu perkilo. Namun kenaikan kacang kedelai terus melambung tinggi. Sementara itu, agar usahanya tetap berjalan lanjut Adi dirinya terpaksa menaikan harga tahu Rp.500 per kantong.

“Ya mau gimana lagi terpaksa saya naikan harganya karena kalau tahu kan beda sama tempe gak bisa ukurannya dikecilin tetapi Alhamdulilah masih banyak konsumen yang beli meskipun mereka komplain,” ujarnya.

Masih kata Adi, kenaikan harga kacang kedelai dikarenakan kesediaan kacang kedelai sangat minim baik di Cianjur ataupun dari Jakarta.

“Saya pernah tanya ke bandar katanya stok kedelai di Tanjung Priok kosong, bahkan truk pengangkut kedelai untuk ke para bandar udah 2 hari masih disana,”imbuhnya.

Adi berharap agar pemerintah bisa turun tangan mengatasi kenaikan harga kacang kedelai ini.

“Biasanya ya gak sampai satu bulan lebih kalau ada kenaikan cuma dua Minggu terus harga normal lagi dan saya berharap kepada pemerintah bisa turun tangan menstabilkan harga kacang kedelai seperti biasa,” harap Adi.

Editor : Daus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *