Adu Klaim Kepemilikan Lahan, Rocky Gerung: Sentul City Biang Kriminal

  • Whatsapp
Rocky Gerung (tengah) saat memberikan keterangan pers, di kediamanannya tepatnya di Kampung Gunung Batu, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Senin (13/9/2021). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Adu klaim kepemilikan terjadi antara aktivis Rocky Gerung dengan PT Sentul City Tbk atas lahan yang berlokasi di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

PT Sentul City Tbk mengeklaim sebagai pemegang hak yang sah atas bidang tanah bersertifikat SHGB (Hak Guna Bangunan) Nomor B 2412 dan 2411. Tanah yang diklaimnya tersebut saat ini ditempati oleh Rocky Gerung.

Bacaan Lainnya

Akhirnya, Rocky Gerung angkat bicara perihal somasi yang dilayangkan oleh pihak PT Sentul City Tbk, Senin (13/9/2021) di kediamanannya tepatnya di Kampung Gunung Batu, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor.

“Saya tinggal di lokasi ini sejak tahun 2009 dan mendapatkan lahan itu dengan cara yang sah,” kata Rocky di kediamannya di Kampung Gunung Batu, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Senin (13/9/2021).

Rocky menjelaskan, sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan) yang terus disinggung oleh Sentul City Tbk sebagai dasar somasi yang dilayangkan. Kata Rocky, hal itu sebetulnya persoalan mudah. Bahkan dalam kesempatannya Rocky menyebut PT Sentul City Tbk adalah biang kriminal.

“Selama ini terus-menerus kan sertifikat HGB segala macam, itu soal kecil tapi bukan itu dasarnya,” tegasnya.

Kasus ini ramai, kata Rocky lantaran adanya isu yang berkembang dipublik terkait pembelian lahan yang dibeli dari seorang kriminal. “Di media massa bahwa saya membeli dari seorang kriminal segala macam, justru Sentul City lah yang biangnya kriminal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rocky menyinggung pemilik Sentul City Tbk yang kini jadi tahanan KPK dan ditahan selama 5 tahun. Akhirnya hukumannya kini jadi 2,5 tahun. “Yang punyanya (Sentul City Tbk) ditangkap KPK itu penjara lima tahun, tiba-tiba tinggal 2,5 tahun. Jadi jangan dibalik-balik gitu ya dan ini tanah 8000 meter dan isinya adalah hutan, saya bikin hutan disini,” ungkapnya.

Rocky menerangkan bahwa hal ini bukan hanya prihal kasusnya saja, namun ada 90 KK yang mengalami nasib serupa. “Jadi sebetulnya penguasa ingin memisahkan kasus ini dengan kasus rakyat, seolah-olah hanya kasus saja aja tuh bahkan disebut ini karena Si Rocky tuh berdasi. Yang pakai dasi Sentul City justru, kan ajaibnya disitu,” bebernya.

Rocky menegaskan, bahwa ini bukan hanya kasusnya saja, melainkan kasus warga yang berada disekitar kediamannya. Ia mengaku hanya sebagai pelantara untuk membuka kejahatan Sentul City Tbk.

“Saya menyediakan kasus ini sebagai pintu masuk untuk membuka segala macam kejahatan yang disembunyikan Sentul City,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *