Ade Yasin: Solusi Besar Kemacetan Puncak Adalah Membangun Jalur Puncak 2

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com -Bupati Bogor Ade Yasin menegaskan bahwa harus ada solusi besar mengatasi masalah Puncak, solusinya hanya satu yakni buka jalur baru yaitu jalur Puncak 2. Hal tersebut ditegaskannya pada acara pertemuan dua daerah yakni Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, di Melrimba Garden, Jl. Raya Puncak Gadog KM 87, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua.

Ade yasin menjelaskan, sebagai salah satu upaya solusi untuk mengurangi tingkat kepadatan di kawasan Puncak, Pemkab Bogor mengusulkan alternatif melalui pengembangan kawasan Puncak 2 melalui pembangunan jalur Poros Tengah Timur (PTT). Rencana jalur Poros Tengah Timur berada di Kabupaten Bogor dan Cianjur, yakni menghubungkan antara Sirkuit Sentul yang berada di akses pintu tol Jagorawi dengan Istana Cipanas yang berada di jalan nasional Puncak-Cianjur serta Cariu yang berada di jalan provinsi ruas Transyogi.

“Jalan Poros Tengah Timur memiliki peran vital dalam meningkatkan infrastruktur jaringan jalan regional di wilayah Jawa Barat, dan akan menghubungkan wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, serta memberikan manfaat untuk tiga provinsi yakni Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta,” jelas Ade.

Ade menambahkan, berdasarkan hasil kajian, pembangunan jalur PTT akan menciptakan efisiensi jarak tempuh sekitar 16% dan menurunnya tingkat kemacetan kawasan Puncak sebesar 50%. Di sebagian titik pada kawasan yang akan dilalui oleh PTT memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. Hingga saat ini sudah banyak dibuka kawasan wisata, sehingga jika akses jalan ditingkatkan, akan membagi tujuan wisata masyarakat, tidak lagi terfokus ke Puncak.

“Total perkiraan anggaran biaya yang dibutuhkan adalah kurang lebih sebesar 5 trilyun. Keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, sehingga membutuhkan dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata Ade.

Bupati Ade Yasin menambahkan, kolaborasi yang baik antara pemerintah (pusat, provinsi, kabupaten), swasta, dan masyarakat dalam membangun jalur Puncak 2, akan berdampak signifikan bagi pengembangan kawasan, dan akan meningkatkan perkonomian masyarakat. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *