42 Ribu Warga Banjar Belum di Vaksin

  • Whatsapp

BANJAR,Ceklissatu.com-Pemerintah Kota Banjar gencar melakukan percepatan Program Vaksin Covid-19 dalam upaya membentuk Herd Imunity di Kota Banjar. Sebanyak 117.596 warga telah mendapat layanan vaksin dosis pertama. Masih ada sekitar 42 ribuan warga sasaran yang belum divaksin.

Hal ini menjadi tantangan dengan masih banyaknya warga yang belum mendapat layanan vaksin. Berbagai inovasi dan terobaosan dilakukan dalam upaya percepatan pencapaian target vaksi di Kota Banjar. Program “Jebol” salah satu salah satu program unggulan dalam upaya percepatan perogram vaksin. Dengan program Jemput Bola Ini, warga yang belum divaksin didatangi ke rumah masing-masing untuk dilakukan vaksinasi.

Program Jebol dilakukan setiap hari, Program Jebol dilaksanakan di Dusun Cipariuk, RT 01 RW 01, Desa Neglasari Kecamatan Banjar. Wali Kota Banjar Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, kembali mendampingi tim vaksin melaksanakan program jebol.
Di wilayah tersebut, ada beberapa warga yang enggan divaksin dengan alasan kesehatan yang tidak memungkinkan.

Menurut Ade, yang menentukan bisa tidaknya warga divaksin adalah kewenangan dokter setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan kesehatan warga tersebut.

“Program Jebol selalu didampingi oleh dokter. Nanti dokter akan memerikasa kesehatan bapak dan ibu sebelum divaksin. Atas dasar itulah warga akan dilakukan vaksinasi covid19,” jelasnya, Jum’at (05/11/21).

Terbukti lanjut Ade, setelah dilakukan pengecekan kesehatan banyak warga yang sebenarnya layak untuk divaksin. Dengan edukasi dan penjelasan langsung dari Walikota tentang pentingnya vaksin covid 19, banyak warga yang akhirnya bersedia untuk divaksin.

“Ini menjadi tantangan kita semua, banyak masyarakat kita yang belum faham pentingnya vaksin covid19. Saya terjun langsung seperti ini sebagai bentuk tanggung jawab saya untuk melindungi warga dari paparan covid19,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *