30 Kasus Positif, Kota Bogor Catatkan Rekor Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

BOGOR, Ceklissatu.com – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Bogor, Jawa Barat, terus mengalami peningkatan setelah ditetapkannya wilayah itu sebagai zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus SARS-Cov-2 (virus corona tipe dua).

Data harian Covid-19 Kota Bogor mencatat, per Senin (31/8/2020), terjadi penambahan 30 kasus baru positif.

Bacaan Lainnya

Total hingga hari ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kota Bogor mencapai 627 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno mengungkapkan, penambahan kasus positif harian ini mencatatkan rekor tertinggi selama pandemi.

“Hari ini ada penambahan kasus positif sebanyak 30 kasus, sedangkan untuk orang yang dinyatakan sembuh ada 20 kasus dan satu orang dinyatakan meninggal,” kata Retno.

Retno mengatakan, saat ini dominasi penyebaran Covid-19 di Kota Bogor berasal dari klaster rumah tangga.

Sebab itu, ia mengingatkan warga untuk lebih berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama di dalam lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya.

”Saat ini strategi Kota Bogor adalah penerapan Pemba­tasan Sosial Skala Mikro dan Skala Komunitas. Artinya, dari situ semua ha­rus saling mengingatkan,” tuturnya.

Sebagai catatan, sejak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK), pada Sabtu lalu, jumlah kasus positif harian terus bertambah.

Tercatat, Sabtu (29/8/2020), terjadi penambahan 21 kasus baru positif, 14 kasus diantaranya berasal dari klaster rumah tangga (keluarga).

Total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor pada hari itu mencapai 574 orang.

Minggu (30/8/2020), penambahan kasus baru terus terjadi. 23 warga Kota Bogor dinyatakan positif Covid. Akumulasi pasien terkonfirmasi positif di hari itu bertambah menjadi 579.

Jika dihitung, maka penambahan kasus positif harian selama tiga hari setelah ditetapkannya Kota Bogor sebagai zona merah Covid-19 mencapai 74 kasus baru.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *