21 Napiter di Lapas Gunung Sindur Dipindah ke Lapas Lain

Kalapas Khusus Narkotika kelas IIA Erry Taruna (Dok/Istimewa)

BOGOR, Ceklissatu.com – Dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur berubah fungsi. Dimana Lapas kelas IIIA berubah menjadi lapas khusus IIA. Sementara rutan napiter berubah menjadi lapas khusus narkotika kelas IIA.

Tadi pagi, puluhan orang Narapidana Teroris (Napiter) yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Narkotika kelas IIA Gunungsindur, dipindahkan ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan lain. Seperti Lapas kelas IIB Cilacap, Lapas kelas IIA Besi Nusa Kambangan dan Lapas khusus kelas IIA Karang Anyar.

“Sebanyak 21 orang Narapidana Teroris (Napiter) sudah dipindakan ke Lapas lain,” ungkap Kalapas Khusus Narkotika kelas IIA Erry Taruna kepada awak media, Rabu (19/02/2020).

Ia mengatakan, pemindahan napiter tersebut dilakukan sesuai Sprint nomor : PAS.3-PK.01.05.08-131 07 Februari 2020 berdasarkan Surat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme nomor : PH.02.00/2020 Januari 2020 tentang Kegiatan Koordinasi Penempatan Napiter.

“Total narapidana dan tahanan teroris yang ada di Lapas Gunungsindur, jumlahnya 174 orang. Hari ini ada 21 orang yang dipindah jadi tersisa 153 orang,” ucapnya

Bahkan, Erry juga menambahkan, seluruh narapidana dan tahanan teroris tersebut ditempatkan dalam blok A, B, C dan D dengan sistem one man one sel (satu ruang satu orang) dan menggunakan sistem pengamanan tinggi (high maximum security).

“Pihak lapas menerapkan sistem klasifikasi tahanan bagi yang masih memiliki paham anti NKRI, ditempatkan di lantai 2 blok A serta di blok B, C dan D. Sementara untuk tahanan yang sudah kembali NKRI ditempatkan di lantai dasar lantai 1 blok A,” tambahnya.

Penulis : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *