Orang Tua Wajib Waspada, Pelajar Kedapatan Tawuran Diberlakukan Proses Hukum

Ceklissatu.com, BOGOR – Tawuran pelajar yang terus terjadi di wilayah Bogor membuat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) mengambil langkah tegas. Mereka sepakat, pelajar yang kedapatan melakukan aksi tak terpuji tersebut akan diberlakukan proses hukum.

Bukan hanya itu, Muspida Kota Bogor bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat serta para kepala sekolah SMA dan SMK negeri maupun swasta akan membentuk tim gabungan satgas pelajar yang akan melakukan patroli selama 24 jam.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Hendri Fiuser menjelaskan, dalam kurun waktu sepekan terakhir ada tiga tawuran yang terjadi. Diantaranya menimbulkan tiga korban hingga satu tangan putus yang terjadi di Cico Resort.

Alhasil sembilan tersangka diamankan, kemudian di wilayah Bogor Utara dan Tengah Utara yang terjadi Sabtu kemarin, untuk Bogor Utara satu luka dipunggung dan diamankan tujuh tersangka.

“Untuk yang Bogor Tengah satu luka berat dan satu meninggal dunia diproses empat orang pelajar. Diproses 170 KUHP yaitu secara bersama-sama menganiaya orang. Ancaman hukuman tujuh tahun lebih, karena pelaku diatas 14 tahun dan dibawah 18 tahun berlaku sistem peradilan anak, secara hukum bisa ditahan,” terangnya.

Lebih jauh Hendri menjelaskan, pelaku tawuran yang diamankan terdiri dari alumni sekolah dan pelajar aktif. Namun, salah satu pelaku utama di Bogor Tengah adalah alumni.

Dalam hal ini, ia melihat permasalahan utamanya adalah ego, jiwa muda adu argumen di medsos kemudian terjadi tawuran. Tidak ada permasalahan serius, sementara peran alumni beralasan terdapat ikatan emosional karena merasa bagian dari sekolah.

“Kalau sekarang polanya janjian, ini perpaduan beberapa sekolah juga. Kesulitan kami itu tawuran terjadi dini hari, kami optimalkan patroli 24 jam, ada langkah-langkah strategis dan mengindetifikasi permasalahannya. Nanti dibentuk tim gabungan, satgas pelajar fungsinya memonitoring dari dalam, dari hasil itu tadi berkolaborasi dengan pihak Kepolisian,” tegasnya.

Editor : Edwin Suwandana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *