Tak Ditemukan, 4 Korban Tertimbun Longsor di Pasaman Dinyatakan Meninggal

Salah satu bangunan masjid yang roboh terdampak gempa di Pasaman Barat. (Foto: MPI/Rus Akbar)

, CEKLISSATU – Masa pencarian terhadap empat korban gempa dan tanah di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat dihentikan sejak Minggu 6 Maret 2022.

Dandim 0305/Pasaman Letkol Kav. Hery Bhakti, menyebut pencarian korban telah dilakukan selama 10 hari. Awalnya pencarian dilakukan selama tujuh hari. Lalu diperpanjang selama tiga hari.

Bacaan Lainnya

“Setelah penambahan hari pencarian korban tidak ditemukan juga, lalu dinyatakan meninggal,” kata Hery, Senin 7 Maret 2022.

Empat orang korban yang belum ditemukan dan kini dinyatakan meninggal, yakni Safar (49), Manir (50), Sendri (32), Upiak Madan (27).

Sementara yang berhasil ditemukan hanya dua orang. Dua orang yang telah ditemukan adalah Rodi 32 tahun dan Suar 56 tahun.

Rodi ditemukan pada 26 Februari 2022 lalu sekitar pukul 14.00 WIB. Kemudian, Suar ditemukan kemarin pada Rabu 2 Maret 2022 sekitar pukul 10.06 WIB.

Di Pasaman Barat, total korban meninggal akibat longsor pascagempa magnitudo 6,1 total sebanyak 10 orang. Sementara korban meninggal di Kabupaten Pasaman delapan orang.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.