JAKARTA, CEKLISSATU – TNI Angkatan Laut (AL) mengirimkan bantuan melalui Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), serta mengevakuasi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, yang terdampak erupsi Gunung Ruang.

KRI Kakap-811 unsur TNI AL yang dikerahkan ke lokasi bencana pada Kamis (18/4), membawa bantuan kemanusiaan dari Kementerian Sosial serta sejumlah bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Kabar terbaru, setelah dilaksanakan pemantauan situasi kondisi erupsi gunung, aktivasi letusan sudah tidak ada.

Baca Juga : Imbas Erupsi Gunung Ruang Sulawesi Utara, Bandara Sam Ratulangi Ditutup Sementara

Tetapi masih terlihat luapan asap tebal sehingga terjadi hujan abu yang mengguyur hampir ke seluruh Pulau Tagulandang. 

Diketahui, bantuan yang dibawa TNI AL terdiri dari ribuan paket makanan, selimut, tenda, genset hingga pakaian untuk orang dewasa maupun anak-anak, yang tentu saja sangat dibutuhkan masyarakat terlebih ditengah kondisi darurat. 

TNI AL juga menyiapkan kekuatan sebanyak 400 personel yang terdiri dari personel unsur KRI, Markas Komando Lantamal VIII, personel Pangkalan TNI AL Tahuna, personel Marinir Yonmarhanlan dan tenaga kesehatan TNI AL untuk pengoperasionalan Posko Penanggulangan Bencana.

Baca Juga : Gunung Ruang di Sulawesi Utara Berstatus Siaga, Sejumlah Desa Terdampak Erupsi

“Tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), Salah satunya adalah membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan," ungkap Komandan Pangkalan Utama TNI AL VIII Manado, Laksamana Pertama TNI Nouldy J Tangka. 

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengatakan, jajarannya akan melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sekaligus bekerja sama dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, dalam penanggulangan bencana alam.

"Kami selalu stand by pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana serta kami siapkan kapal-kapal terkait," ucapnya.