JAKARTA, CEKLISSATU - Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa Venna Melinda tak hanya melukai fisik namun juga nampaknya berimbas pada psikisnya.
Ibunda Verrell Bramasta tersebut diketahui kini tengah menjalani terapi trauma healing usai KDRT yang dilakukan suaminya, Ferry Irawan beberapa waktu lalu.
Didampingi sahabatnya, Roro Fitria, Venna Melinda membagikan kegiatan terapi trauma healingnya tersebut dalam akun instagramnya.
Dalam unggahannya itu, Venna mengucap rasa syukur lantaran terapi pertama yang dijalaninya itu berjalan lancar.
Baca Juga : Sopir Truk yang Tewaskan Remaja Pembuat Konten Menyerahkan Diri
Tak lupa, dia juga menyampaikan terima kasih kepada tim dokter dan Roro Fitria yang sudah bersedia menemaninya.
“Alhamdulilah,, Treatment pertama lancar,, Matur suwun nggih @docdicky @chitra.mulia @roro.fitria1989 ,,, Bismillahirahmanirohim,” tulis Venna di caption instagramnya.
Diketahui, Venna Melinda menjadi korban KDRT yang dilakukan suaminya, Ferry Irawan. Bahkan sang suami sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus KDRT
tersebut dan menjalani penahanan di Polda Jawa Timur.
Ferry Irawan dikenakan Pasal 44 dan 45 UU nomor 23 tahun 2004 Penghapusan KDRT. Ferry terancam hukuman 5 tahun penjara.
Karena kasus tersebut pun,
Venna Melinda semakin mantap untuk bercerai dengan Ferry Irawan pasca kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialaminya.
Ketegasan akan perceraian tersebut disampaikan pengacara Venna Melinda, Hotman Paris kepada wartawan, di Jakarta, kemarin.
Menurut Hotman Paris, Venna Melinda sudah tidak percaya lagi dengan Ferry Irawan. Terlebih, Ferry berubah-ubah dalam memberikan keterangan kepada polisi pasca ditahan dalam kasus KDRT tersebut.
Dimana diketahui, setelah dilakukan penahanan, Ferry Irawan menyebut bahwa kondisi hidung Venna yang berdarah itu dilakukan oleh Venna sendiri saat mereka terlibat cekcok.
"Ya, dia (Venna) katakan semakin bulat untuk cerai, dia lega (Ferry ditahan). Setelah Ferry ngomong lagi, ya, kalau itu Venna mukul diri sendiri, dia semakin tidak percaya lagi sama itu laki-laki," jelas Hotman Paris.
Comment