Cincau Hitam Asal Tenjolaya Bogor Saat Ramadhan Banyak Orderan

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Melihat cara pengolahan Cincau Hitam asal Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor saat Ramadhan 1442 Hijriah ini.

Cincau hitam di Tenjolaya sendiri bahan bakunya di beli dari petani daun Cincau dengan Harga perkilogramnya Rp 7 ribu.

Bacaan Lainnya

Daun yang kering dibeli dari petani dikirim ke tempat pengolahan, daun daun yang sudah dikeringkan selama 2 hari itu kemudian diolah dengan proses mixer di air yang mendidih sebelum akhirnya di Cetak pada sebuah tempat.

Menurut salah satu produsen Cincau hitam Asal Desa Gunung Mulya Dede Sumantri (35) mengatakan proses pengolahan daun cincau menjadi cincau hitam itu sekali produksi membutuhkan waktu paling lama sekitar 5 Jam.

“Pertama proses daun yang sudah dikeringkan di masukan kedalam wadah yang sudah di isi air yang mendidih, lalu diaduk sampai halus selama dua jam, setelah itu di pindahkan ketempat penyaringan kalau di masukan kedalam tempat pengolahan terakhir yang dicampur dengan tepung tapioka lalu dimasukan kedalam kaleng cetakan dan ditunggu sampai satu jam,”kata Dede Sumantri, kepada wartawan, Minggu (18/4/2021).

Dede mengatakan, saat Ramadhan tiba omset penjualan Cincau hitam yang ia produksi itu meningkat hingga 100 persen.

Dari semula hanya 50 kaleng sekali produksi, namun saat Ramadhan ini bisa mencapai 200 kaleng sekali produksi.

“Untuk harga jual ada kenaikan dari semulanya Rp 45 ribu, saat Ramadhan harga jual ke pedagang itu Rp 50 ribu naik 5 ribu per kalengnya. Untuk pemasaran itu ke pasar tradisional yang ada di Bogor dan Sukabumi,”kata Dede.

Dede mengatakan, untuk saat ini omset yang ia dapat per hari sekali produksi dapat meraup keuntungan Rp 15 juta, dibandingkan dengan hari hari biasa hanya mendapatkan Rp 2 juta.

“Alhamdulillah berkah saat Ramadhan ini meksipun tidak sebesar sebelum ada pandemi itu bisa dapat Rp 30 juta sekali produksi,”kata Dede.

Dede mengatakan, banyak orang membeli cincau hitam karena saat Ramadhan ini Cincau hitam selain sebagai makaan herbal yang bisa memperlancar pencernaan dan panas dalam, saat Ramadhan ini juga bisa jadi menu tambahan untuk berbuka puasa.

“Ya bisa dibuat kolak, bisa dibuat bahan campuran es buah dan bisa jadi menu lainnya untuk pembuka puasa,”kata Dede.

Penulis: Cevi
Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *