Jejak Digital Ardhito Pramono Dibongkar, Pernah Singgung Pelaku Tragedi Tugu Tani

Afriyani Susanti dan Ardhito Pramono (istimewa)

JAKARTA, CEKLISSATU –  Musisi Ardhito Pramono ditangkap polisi pada Rabu (12/1/2022) kemarin terkait narkoba. Ardhito Pramono ditangkap karena kepemilikian ganja.

Kabar Ardhito Pramono ditangkap ini lantas membuat kaget banyak warganet. Banyak netizen yang tidak menyangka jika pelantun lagu Bitterlove itu terlibat kasus narkoba.

Bacaan Lainnya

Usai Ardhito Pramono ditangkap, pemeran Kale di Story of Kale itupun menjadi perbicangan di jagat maya. Bahkan namanya langsung masuk trending di Twitter.

Usai ditangkap, jejak digital Ardhito dibongkar habis oleh warganet. Sejumlah warganet ada yang mengorek cuitan-cuitan lama Ardhito terkait dengan narkoba.

Salah satu cuitan Ardhito soal narkoba adalah cuitan lamanya yang dibuat pada tahun 2010 silam. Di situ, Ardhito mengaku merasakan kesakitan seperti orang yang telah kehabisan narkoba.

“Gue kesakitannya kaya orang keabisan narkoba huhuhu T_T,” demikian bunyi cuitan Ardhito, dikutip 13 Januari 2022.

Kemudian dalam cuitannya yang lain, Ardhito mengatakan bahwa positif rokok lebih berbahaya daripada positif ganja.

“Positif kalo rokok lebih berbahaya daripada ganja,” kata Ardhito lewat cuitannya yang dibuat di tahun 2011 silam.

Lebih lanjut, dalam salah satu cuitan yang dibuat pada tahun 2012, Ardhito Pramono diduga menyinggung pelaku tragedi Tugu Tani.

Untuk informasi, tragedi Tugu Tani merupakan sebuah peristiwa yang terjadi pada 22 Januari 2012 silam, di mana seorang pengemudi bernama Afriyani Susanti menabrak 13 orang pejalan kaki dan menewaskan 9 orang di antaranya.

Tragedi itu terjadi sekitar jam 10.00 pagi WIB. Diketahui, Afriyani mengendarai mobilnya setelah berpesta alkohol malam sebelumnya dan mengonsumsi narkoba bersama teman-temannya. Afriyani kala itu juga tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) karena masa berlakunya sudah habis.

Nah, Ardhito bersuara terkait tragedi tersebut. Nampak kesal dengan pelaku, Ardhito membuat cuitan yang isinya diduga memaki si pelaku penabrak pejalan kaki tersebut.

“Hhh udah gendut, item, jelek, pake narkoba, nabrak 9 orang, gapunya sim lg. Jijik ngeliat anak muda kaget gaul kaya gitu,” tulis Ardhito kala itu.

Nah, melihat cuitan Ardhito tersebut, sejumlah warganet pun mengatakan bahwa dia menjilat ludah sendiri setelah ditangkap polisi karena narkoba.

Untuk diketahui, Ardhito Pramono ditangkap polisi karena kepemilikan ganja. Dia ditangkap di kediamannya di kawasan Jakarta Timur.

Hasil tes urin menunjukkan Ardhito positif narkoba. Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

Sumber: Hops id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *